benuanta.co.id, BERAU – Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung baru Instalasi RSUD dr Abdul Rivai direncanakan bakal berlangsung pada 15 Juli mendatang.
“Mudah-mudahan pada tanggal 15 Juli mendatang. Kita sudah mulai peletakan batu pertama,” ucap Direktur RSUD dr Abdul Rivai, dr Jusram Kamis (6/7/2023).
Ia mengungkapkan, sebelumnya rencana awal pembangunan gedung baru IGD tersebut enam lantai.
“Perencanaan awal kan dari 6 lantai. Namun karena anggarannya dikurang. Sehingga tahap awal ini itu masih dua lantai. Tetapi kami buat pondasinya itu menjadi bangunan tumbuh. Ketika ada anggaran kita naikkan lagi secara bertahap,” jelasnya.
Pembangunan gedung baru bersebelahan RSUD dr Abdul Rivai memiliki luas lahan 52×22 meter.
“Prioritas kami di lahan pembangunan rumah sakit tersebut, untuk UGD, IGD, ICU, dan ruang operasi,” bebernya.
Pasalnya ia menjelaskan ruang ICU yang telah tersedia di RSUD dr Abdul Rivai hanya ada empat tidur.
“Sementara sesuai arahan akreditasi. Kita harus punya tempat tidur ruang ICU kurang lebih 20 unit. Sehingga menjadi 10 unit di luar, kemudian tambahannya di ruang penginapan umum. Termasuk kamar operasi yang sebelumnya 4 unit sekarang menjadi 5 kamar operasi,” tuturnya.
Termasuk perihal tentang rencana penambahan rawat inap, dr Jusram tetap fokuskan pada bangunan yang sudah ada di RSUD dr Abdul Rivai.
“Untuk saat ini ruang rawat inap tetap difokuskan pada gedung lama. Kecuali ICU, ICU yang pindah untuk rawat inap. Hanya saja tahap berikutnya ya kita akan membangun ruang rawat inap,” imbuhnya.
Sebagai informasi, kata dia, pembangunan gedung baru itu menggunakan anggaran BLUD RSUD dr Abdul Rivai.
“Untuk tahapan awal ini kami diberikan Rp 15 miliar untuk struktur dan pondasinya. Tahapan berikutnya Rp 35 miliar untuk pengembangan sampai dua lantai,” jelasnya.
Dirinya optimis gedung baru RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb bisa selesai tahun ini untuk pengerjaan pondasi dan struktur bangunan.
“Lalu tahap berikutnya pada awal tahun depan untuk pembangunan gedungnya itu, kemungkinan selesai sekitar bulan Juli atau Agustus tahun depan,” jelasnya.
“Kami saat ini lagi mengajukan perencanaan alat kesehatan. Sehingga nanti saat diresmikan bila jadi bulan Juli atau Agustus itu itu langsung bisa digunakan,” tambahnya.
Lebih lanjut, dijelaskannya rangkaian acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru juga berbarengan dengan launching ruangan Hemodialisa (HD)
“Tanggal 15 Juli nanti kan acara seremonial peletakan batu pertama. Rencana juga kami rangkaikan dengan launching HD pun kami optimis bisa terealisasi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa







