Potensi Wisata Kaltara Masih Perlu Ditingkatkan

benuanta.co.id, Tanjung Selor – Memiliki potensi besar akan destinasi wisatanya, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bisa menjadi salah satu provinsi dengan sumber destinasi wisata terbaik di Indonesia. Maka, untuk mewujudkan potensi wisata Kaltara itu diperlukan sejumlah dukungan infrastruktur agar terwujudnya pariwisata yang menjadi andalan ke depannya.

Mulai dari wisata alam seperti Hutan Mangrove Ardi Mulyo Bulungan, tutupan hutan di Taman Nasional Kayan Mentarang, hingga wisata budaya seperti di Desa Wisata Pulau Sapi, Malinau. Semua destinasi wisata ini, tentunya bisa menjadi sumber PAD bagi Kaltara. Namun sayangnya semua potensi besar itu, belum bisa tergali secara maksimal karena masih adanya sejumlah kendala.

Baca Juga :  Dispar Ingin Situs Cagar Budaya Jadi Pusat Pendidikan dan Warisan Sejarah Kaltara

“Harus kita akui Kaltara ini banyak potensi wisatanya, bahkan beberapa di antaranya sudah diakui secara Nasional dan Internasional. Namun sayangnya, hal ini belum bisa terproyeksikan secara maksimal,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Njau Anau pada Kamis, 30 Maret 2023.

Sebut saja infrastruktur pendukung hingga akses transportasi yang cukup sulit atau mahal untuk dijangkau, hingga faktor alam geografis menjadi salah satu faktor yang membuat destinasi wisata besar di Kaltara, sulit untuk dikembangkan.

Baca Juga :  Dispar Dorong Pemda Ikut Mengembangkan Pariwisata Situs Sejarah dan Budaya

“Ada kendala infrastruktur, infrastruktur jalan seperti di Krayan, Pujungan, Apau Kayan di daerah yang potensi wisata budayanya luar biasa,” ujarnya lagi.

“Begitu juga dengan wisata air terjun Martin Billa dan pemandian air panas alami di Malinau, yang masih sulit dikembangkan karena akses masuknya yang masih hutan alami,” ungkapnya.

Oleh karena itu ia pun menyampaikan, sinergitas dan kolaborasi antar instansi organisasi perangkat daerah atau OPD menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata di Kaltara. Termasuk campur tangan dari Pemerintah Pusat, untuk Kaltara membangun potensi wisata Indonesia.

Baca Juga :  Dispar Dorong Pemda Ikut Mengembangkan Pariwisata Situs Sejarah dan Budaya

“Keterpaduan OPD terkait sangat penting, karena OPD saling tahu tugasnya. Misalnya di PU bangun apa, Dishub bangun apa misal bandara, jadi perlu keterpaduan. Termasuk juga bantuan dari Kemenparekraf agar bisa membantu kami. Jika ini berjalan saya yakin ke depan potensi wisata kita dapat terbangun dengan maksimal,” pungkasnya. (adv)

Reporter : Osarade

Editor : Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2660 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *