Ditlantas Polda Usulkan Pengadaan Traffic Light dan Speed Trap di Kabupaten Kota se-Kaltara

benuanta.co.id, Tanjung Selor – Perkembangan arus lalu lintas (lalin) pengendara motor dan mobil di jalanan umum kabupaten kota se Kaltara tampak semakin padat bahkan tidak jarang sering terjadi kecelakaan.

Ditlantas Polda Kaltara, Kombes Pol Rachmad Iswan Nusi mengatakan untuk mengurangi angka kecelakaan dan mengurai kemacetan beberapa ruas jalanan protokol umum di kabupaten kota pihaknya telah bersurat ke Dinas Perhubungan masing – masing kabupaten kota di Kaltara.

“Terkait penambahan rambu-rambu lalu lintas. Tentunya ini merupakan kewenangan dari Dinas Perhubungan. Kalau kami dari kepolisian itu bisa memberikan saran untuk pemasangan rambu di titik mana saja dengan bersurat ke Dishub di Kabupaten Kota terkait,” ujarnya Jumat (10/3/2023).

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan 'Lagi' Usaha Warga di Bulungan

Menurutnya persoalan masalah Traffic Light (lampu lalulintas) bukan hanya kewenangan dari pihak kepolisian.

“Karena kita ini yang selaku instansi terkait di bidang lalu lintas bukan hanya kepolisian. Di situ ada Dinas Perhubungan, ada Dinas PU, ada Bapenda,” ungkapnya.

Upaya dalam menyelesaikan persoalan tersebut, kata Rachmad, Ditlantas Polda Kaltara sering mengadakan forum komunikasi lalu lintas, dengan melibatkan stakeholder Dishub, PUPR, dan Bapenda. Selain rencana penambahan lampu lalu lintas, speed trap di beberapa ruas jalan raya di kabupaten kota juga bakal ditingkatkan.

Baca Juga :  Bupati Bulungan Janjikan Rekonstruksi Bertahap Rumah Adat Lamin di Long Peso

“Sebenarnya penggunaan speed trap untuk menyandarkan pengemudi agar tidak mengantuk saat berkendara. Untuk rencana penambahannya tim Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltara sudah melaksanakan survei jalan bersama instansi terkait dinas PUPR dan Dishub untuk penambahan speed trap,” bebernya.

Rachmad menyebutkan untuk daerah lokasi pemasangan speed trap di Tanjung Selor mendapat atensi khusus dari Ditlantas Polda Kaltara yaitu di Jalan Jelarai dan jalan menuju Polda Kaltara.

Baca Juga :  Penyakit Diabetes Menyerang Anak SD-SMP, Faktor Pola Hidup jadi Perhatian

“Jalan ini kondisinya sudah bagus dan halus karena sudah diaspal tapi itu mengundang potensi laka tinggi. Karena pengemudi di jalanan tersebut sering adanya kecepatan tinggi,” tuturnya.

Kendati demikian, jalan raya di kabupaten kota se Kaltara pun nantinya bakal disurvei oleh Ditlantas Polda Kaltara.

“Karena penambahan speed trap ini supaya pengemudi kendaraan lebih hati-hati,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalah

Editor: Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *