benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) baru-baru ini turut dimanfaatkan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang untuk menyinggung soal pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Tanjung Selor.
“DOB Tanjung Selor mudah-mudahan bisa berproses secepatnya, kita juga meminta tolong kepada Bupati Bulungan untuk percepatan,” ujar Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang kepada benuanta.co.id, Selasa, 7 Maret 2023.
Percepatan yang dimaksud Gubernur Zainal, agar Bupati Bulungan Syarwani melakukan penambahan kecamatan yang mana saat ini baru 1 kecamatan. Pasalnya, yang dipersyaratkan untuk menuju DOB Tanjung Selor harus ada 3 kecamatan lagi sehingga jumlahnya ada 4 kecamatan.
“Bupati Bulungan harus melakukan penambahan 4 kecamatan lagi di Tanjung Selor ini, agar memenuhi syarat sebagai kota madya,” ucapnya.
Selain menyampaikan langsung, dirinya pun melakukan penyampaian melalui surat kepada pemerintah pusat. Bahkan setiap kali ada kesempatan pihaknya selalu mendorong agar DOB Tanjung Selor diperhatikan.
“Kita sering bersurat, agar DOB ini terbentuk karena Provinsi Kaltara sudah maka ibukotanya lagi yang harus ada,” paparnya.
Sebelumnya, Ketua Presidium DOB Tanjung Selor, Achmad Jufri terkait DOB Tanjung Selor dirinya mengajak masyarakat untuk peduli dengan Ibukota Provinsi Kaltara.
“Sudah seharusnya Tanjung Selor ini jadi ibukota, di mana Provinsi Kaltara beribukota di Tanjung Selor. Kita merasa malu, karena di sini sudah punya Polda Kaltara, Korem 092 Maharajalila, Pengadilan Tinggi tapi masih berstatus di kecamatan,” paparnya.
Dia mengatakan jika Tanjung Selor masih terkendala moratorium dan kran moratorium belum dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Namun dirinya berharap secara teknis kewilayahan sudah mempunyai syaratnya.
“Untuk memenuhi 4 kecamatan kita mengajak masyarakat terutama Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Pemprov Kaltara untuk memikirkan bagaimana memekarkan wilayah Tanjung Selor,” ujarnya.
Achmad Jufri memaparkan untuk 4 kecamatan yang sudah dilakukan kajian akademis di antaranya Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Desa Jelarai dan Gunung Seriang serta Desa Apung dan Bumi Rahayu.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli