40 UMKM di Sebatik Dapat Pelatihan, Difasilitasi Kemudahan Perizinan Usaha Mikro

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 40 orang pelaku UMKM di Pulau Sebatik telah diberikan pelatihan terkait fasilitasi kemudahan perizinan usaha mikro dalam Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) bagi pelaku usaha mikro.

Potensi industri mikro dan bisnis online membuat masyarakat berlomba-lomba untuk membuat produk sendiri. Terbukanya e-commerce yang memfasilitasi gratis ongkir (ongkos kirim) memberikan ruang untuk pelaku industri mikro mengekspansi bisnisnya di marketplace .

Melihat Potensi itu Dinas Kesehatan Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Perluasan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) ke wilayah Sebatik, sebelumnya sudah di lakukan di Nunukan. Jadi pelaku usaha mikro di wilayah Sebatik tidak perlu berkecil hati.

Baca Juga :  Bupati Irwan Buka Musrenbang Kewilayahan Pulau Nunukan Tahun 2026

PKP merupakan salah satu syarat untuk memperoleh izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). PIRT menjadi jaminan bahwa makanan aman dipilih karena pendaftaran PIRT harus menyertakan hasil uji laboratorium.

Pengelola Bahan Ketatalaksanaan dan Perizinan Bidang SDK Nunukan Supratman mengatakan, pengelola bahan ketatalaksanaan dan perizinan bidang SDK, kegiatan PKP yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Pantai Indah Kecamatan Sebatik Timur diikuti oleh Sekretaris Kecamatan Sebatik Timur, Pendamping Lapangan Koperasi Kecamatan Sebatik Timur, Kepala Bidang Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah Disprindagkop dan 40 peserta yang mendapat pelatihan keamanan pangan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), beberapa hari lalu.

Baca Juga :  TNI AL dan Bea Cukai Nunukan Gagalkan Penyelundupan Barang Branded Asal Malaysia 

“Dengan diberikannya pelatihan itu, kami berharap mereka mampu menyusun aspek-aspek pengamanan pangan IRTP, menyusun rencana pengamanan, proses dan mutu keamanan serta mampu memahami aspek jaminan pangan Industri Rumah Tangga Pangan,” kata Supratman, Ahad (9/10/2022).

Dengan dilakukan pelatihan juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengolah hasil lokal yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam ekonomi kreatif tanah Air.

Baca Juga :  Deteksi Penyakit Menular, Lapas Nunukan Gencarkan Screening Warga Binaan

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan H Syamsul Daris, selaku pemerintah daerah berharap pelatihan yang diadakan jangan sampai berhenti disini saja, tapi berkesinambungan.

Kemudian bagi pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas dan makin terampil, serta meningkatkan kapabilitas sehingga dapat mengekspolitasi semua sember daya yang dimiliki untuk meningkatkan usaha dan pemanfaatan produk daerah atau lokal dengan memanfaatkan bahan mentah menjadi ciri khas daerah sehingga dapat meningkatkan harga jual.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *