benuanta.co.id, BULUNGAN – Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan di Kabupaten Bulungan. Pemerintah Kabupaten Bulungan telah melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum Of Understanding (MoU) kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan hubungan kerjasama ini khususnya penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis. Ke depannya tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr H Soemarno Sosroatmodjo Tanjung bisa melakukan program bersama untuk peningkatan kapasitas SDM.
“Programnya dalam bentuk kerjasama tugas belajar, yakni berupa formasi khusus dalam penerimaan mahasiswa untuk masuk di dokter spesialis,” ucap Syarwani kepada benuanta.co.id, Rabu 26 Januari 2022.
Kata dia, dengan MoU tersebut maka para tenaga medis di Bulungan memiliki peluang untuk bersekolah kembali. Dirinya pun mendorong dokter umum di Bulungan untuk bisa mengambil dokter spesialis.
“Kalau spesialis itu jenjang pendidikan yang akan ditempuh berupa strata 2, jadi dokter umum di sini bisa meneruskan jenjang pendidikan spesialis,” jelasnya.
Mantan Ketua DPRD Bulungan ini mengatakan di Bulungan sendiri untuk dokter spesialis sangat minim. Oleh karena itu, Fakultas Kedokteran Unibraw Malang telah menyediakan beberapa pilihan untuk menjadi seorang spesialis.
“Dokter spesialis seperti Ortopedi itu kita minim, nah di Brawijaya itu bisa kita akses untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis kita. Termasuk kebutuhan dokter lain memang otomatis menjadi kebutuhan rumah sakit juga,” paparnya.
Seperti diketahui, Fakultas Kedokteran Unibraw selain memiliki jalur penerimaan reguler juga membuka jalur program penerimaan utusan khusus instansi pemerintah pada program studi pendidikan dokter spesialis. Adanya penerimaan utusan khusus bertujuan antara lain adanya pemerataan dokter spesialis berdasarkan kebutuhan pemerintah daerah.
“Mulai tahun ini sudah mulai berjalan, kita juga di support oleh salah satu perusahaan dalam hal ini melalui PT Pesona Khatulistiwa Nusantara,” pungkasnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







