benuanta.co.id, NUNUKAN – Sungai Pansiangan di Kabupaten Nunukan meluap hingga menyebabkan banjir. Banjir yang berasal dari Sabah Malaysia sudah melewati perbatasan Indonesia-Malaysia di Labang. Hal itu dibenarkan Plt Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis pada Senin 3 Januari 2022.
“Awas banjir besar dari tinggi air ini di Labang sama dengan tinggi pada tahun 2007 dan 2014 lalu. Ini banjir 7 tahunan dan untuk diketahui dua-dua sungai besar Pansiangan dan Sedalir,” kata Lumbis, Selasa (4/1/2022).
Lanjutnya, tiang Jembatan Merah Putih adalah batas banjir normal dan saat ini banjirnya di atas normal.
Selain itu, melalui akun Facebook Paskal Petualangan, juga menyampaikan diawal tahun 2022 ini air banjir, merendam Rumah Warga Lumbis Ogong, setelah itu warga Lumbis dan terahkir rumah warga kecamatan Sembakung.
“Dampak terbesar yang dirasakan warga kecamatan Sembakung yang berada di dataran terendah, semoga hujan tidak berlanjut agar tidak menambah debit air di Sungai Sembakung,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Ryan Warga Sembakung, menyampaikan, saat ini banjir sudah mulai merendam akses jalan di Desa Atap, Kampung Tembelunu RT 06 dan 07,
“Banjir ini sudah sering terjadi jadi kami hanya bisa pasrah saja dengan keadaan ini, akan tetap bertahan di rumah sambil melihat kondisi air, tentu dengan harapan akan cepat surut,” terangnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







