benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 25 pejabat tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mengikuti job fair. Namun besar kemungkinan pada Januari 2022 baru akan dilakukan pelantikan.
Hal itu dikarenakan ada 9 jabatan strategis setingkat eselon II di lingkungan Pemkab Nunukan kosong, lantaran ASN yang mengisi jabatan tersebut telah pensiun. Sebagai gantinya akan digelar lelang jabatan.
Kekosongan itu di antaranya kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan ditambah dua staf ahli. Diketahui kekosongan ini semuanya karena pensiun.
Praktis sementara ini kekosongan tersebut diisi oleh plt. Hal itu sesuai aturan, kepala daerah yang mengikuti Pilkada tidak diperbolehkan melakukan pemindahan atau mutasi sebelum enam bulan usai pelantikan.
Sedangkan Asmin Laura Hafid dilantik sebagai Bupati Nunukan, pada Rabu (2/6/2021) lalu. Artinya pada Kamis, 2 Desember 2021 Laura genap 6 bulan menjabat sebagai Bupati bersama dengan Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah dan memutuskan melantik pada Januari 2022.
“Kemungkinan Januari atau Februari karena kita saat ini menyelesaikan tahun anggaran biar selesai satu dulu. Jadi kita putuskan itu Januari pelantikan,” kata Laura, Kamis (2/12/2021). (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







