benuanta.co.id, TARAKAN – Keberadaan speedboat yang alami kecelakaan menewaskan 3 orang pada 13 November 2021 lalu, saat ini belum berhasil ditemukan Satpolair Polres Tarakan.
Berbeda dengan puing-puing seperti jeriken, kursi speedboat, handphone dan tas yang diduga milik korban. Kali ini badan speedboat yang mengalami insiden nahas tersebut belum juga ditemukan.
“Speedboat korban belum ditemukan bahkan diduga speedboat yang menabrak juga belum ditemukan. Sehingga sore ini kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk melakukan pencarian bangkai speedboat itu,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kepala Satuan Polair Polres Tarakan AKP Kamson Sitanggang kepada benuanta.co.id, Selasa 16 November 2021.
Perwira balok tiga itu mengaku, personelnya bersama keluarga korban melakukan penyisiran dan pencarian bangkai speedboat tersebut menggunakan jaring.
“Kami memasang jaring di sekitar lokasi kejadian, manakala mempermudah untuk mencari speedboat dan mesinnya,” akunya.
Pihak kepolisian menyatakan tingkat kriminal sekitar perairan sekitar Tanjung Pasir sejauh ini terbilang kondusif. Sehingga pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mengenai kejadian yang menewaskan Agusliansyah, Arfan dan Riski dalam kondisi hanyut di laut.
Jenazah Agusliansyah ditemukan mengapung di perairan Tanjung Pasir oleh Tim SAR gabungan pada Sabtu malam. Sedangkan jenazah Arfan (33) dan Riski (29) telah ditemukan oleh Tim SAR pada Senin,15 November 2021 siang di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia (MD).
“Area Tanjung Pasir sejauh ini kita belum menerima informasi lebih lanjut, tetapi sampai hari ini dalam kondisi aman dan kondusif,” tutupnya. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Yogi Wibawa







