benuanta.co.id, NUNUKAN – Sejak bulan Mei 2021 menjabat sebagai Kapolsek Nunukan, IPTU. H. Ridwan Supangat dan jajarannya, hingga saat ini telah tiga kali menertibkan judi sabung ayam di tempat yang berbeda-beda.
Meski begitu, ia mengaku memberantas judi sabung ayam tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya, setiap dilakukan penertiban oleh petugas, pelaku lain masih melakukan hal serupa di tempat berbeda.
“Namanya sambung ayam di mana-mana dibubarkan hari ini besok adalagi dan begitu seterusnya,” kata H. Ridwan Supangat kepada benuanta.co.id, Selasa (2/11/2021).
Peran dari tokoh agama, masyarakat dan media juga diharapkan membantu melakukan tindakan preventif. Sebab, pembubaran perjudian dinilai Ridwan tidak mudah menangkap pelakunya, ditambah prosesnya sulit dan membutuhkan tenaga ekstra.
“Jika ada tanda-tanda mau berdiri tempat arena judi sabung ayam kita datangi mengingatkan agar tidak di lanjutkan. Ini bentuk upaya kita antisipasi sehingga tidak terjadi diwilayah Nunukan,” jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pembubaran judi sabung ayam yang dilakukan pihaknya selama ini yakni di wilayah Perkebunan Kelapa Sawit, Sei Lancang Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan. Saat itu Polisi mengamankan 25 unit sepeda motor dan enam ekor ayam sabung. Tak hanya itu, polisi juga menyita sejumlah lapak perjudian seperti dadu.
“Di Sei Lancang kita ada pos Polisi sudah saya wanti-wanti jangan sampai ada kegiatan di sana. Jika anggota tidak sanggup maka saya akan ambil tindakan, karena saya sudah berkomitmen tidak adalagi kejadian itu,” tegasnya.
Di lokasi kedua dan dua kali dilakukan pembongkaran tempat perjudian sambung ayam di Jalan Persemaian, Gang Kampung Pisang, RT. 14 Kelurahan Nunukan Barat. Setelah lima bulan, arena sabung ayam di Gang Kampung Pisang diratakan dan di alihfungsikan menjadi kebun sayur.
Namun setelah itu pemain judi sabung ayam kembali membuka arena sabung ayam di lokasi baru yang jaraknya tidak jauh dari lokasi sabung yang telah dibuat kebun sayur.
“Kita bakar dengan tujuan agar tidak difungsikan kembali, bahkan kita juga sudah tanam itu lokasi dengan ubi singkong,” tandasnya (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







