benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Peringatan hari jadi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ke-9 tahun, Pemerintah Provinsi Kaltara menggelar sidang istimewa bersama DPRD Provinsi Kaltara. Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menjelaskan, peringatan ini kali pertama karena sebelumnya diperingati setiap tanggal 22 April.
“Alhamdulillah kita telah berhasil mengembalikan peringatan hari ulang tahun Kalimantan Utara itu pada sejarah. Dasarnya itu Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Hari Jadi Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Gubernur Kaltara Drs Zainal Arifin Paliwang kepada benuanta.co.id, Senin 25 Oktober 2021.
Pemprov berterima kasih pada semua tokoh masyarakat yang telah berjuang memekarkan beberapa daerah di Kalimantan Timur menjadi provinsi baru yakni Provinsi Kaltara.
“Saya mengajak kita semua hendaknya menjadikan momentum menjadi waktu tepat mengintropeksi diri dan mengevaluasi apa yang sudah kita laksanakan serta merencanakan lebih baik apa yang kita lakukan ke depan,” bebernya.
Gubernur Kaltara mengatakan di usia ke 9 tahun untuk ini ada beberapa prioritas pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat yang akan di genjot, di antaranya pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Sungai Mentarang dan Sungai Kayan dan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi.
“Kemudian mewujudkan ketahanan pangan daerah dengan pembangunan pertanian dalam arti luas. Meningkatkan terwujudnya konektifitas perbatasan, pedalaman dan daerah terpencil dalam rangka membangun desa menata kota,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya akan mewujudkan pembangunan infrastruktur darat, laut, sungai, udara dan informasi teknologi di setiap kabupaten kota.
Tak hanya itu pihaknya akan meningkatkan pembangunan infrastruktur di tingkat desa dan kelurahan di seluruh kabupaten kota dan lainnya.
Zainal juga memaparkan akan meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan wajib belajar 16 tahun yang berwawasan. Wujudkan pengadaan balai latihan kerja, perluasan lapangan kerja, kesempatan kerja dan ekonomi kreatif bagi kaum millenial.
“Kita juga wujudkan bantuan KUR bagi pelaku UMKM di kabupaten kota, pemberian tunjangan perbaikan penghasilan bagi aparat desa, tenaga pendidik di semua tingkatan dan tenaga honorer di daerah perbatasan, pedalaman dan daerah terpencil serta perkotaan,” paparnya.
Dia menambahkan, kado ulang tahun Kaltara Ke-9 yang sudah diterima ada 3 di antaranya penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2021 yakni terbaik 1 atas implementasi kerja, terbaik 2 atas capaian dalam perencanaan kebutuhan pengadaan kepangkatan dan pensiun, serta terbaik 3 atas capaian penilaian kompetensi.
“Kita juga bersyukur telah meraih Opini WTP yang kelima berturut-turut. Walau hakekatnya bukan prestasi yang harus dibanggakan tapi sebuah kewajiban sekaligus tantangan bagi Pemprov Kaltara dalam melaksanakan tata kelola keuangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







