benuanta.co.id, TARAKAN – Sempat molor beberapa jam, sejumlah petugas utusan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya melakukan evakuasi pemindahan makam pada jenazah Covid-19 yang tertimpa longsor di Juata Laut, Senin (4/10/2021).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tarakan, Drs. Tarmiji, M.H mengatakan terdapat dua tim yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan jumlah 18 personel.
“Sisa 35 makam dan untuk teknisnya itu nanti BPBD yang akan mengevakuasi hari ini untuk dipindahkan, dengan membawa ke lubang yang telah disiapkan,” tuturnya.
Tarmiji menjelaskan, lokasi lahan yang baru terletak di lokasi yang sama, namun lebih bergeser ke bagian yang tidak memiliki potensi longsor. Teknis pemindahan makam ini telah diatur sedemikian rupa dengan prosesi agama masing-masing keluarga jenazah.
“Evakuasi juga sudah disiapkan, sebelumnya juga nanti akan ada ustad yang memimpin doa di atas makam,” ungkapnya.
Selain itu, tim evakuasi juga telah menyiapkan jumlah target jenazah perhari yang akan dipindahkan. Perharinya diperkirakan sebanyak 12 jenazah yang akan menempati lahan yang baru.
“Targetnya pagi enam, siang enam dan petugasnya juga bertahap, mudahan hari ini bisa sampai 12,” bebernya.
Tarmiji juga mengimbau kepada keluarga jenazah untuk bersikap sabar dan memaklumi terhadap kondisi alat dan juga cuaca yang disiapkan tim evakuasi.
“Kami mau cepat tapi kami tidak bisa juga. Karena kemarin kita lihat kondisinya hujan, tadi pagi terkendala excavator, kemudian operatornya juga agak terlambat” tandasnya. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Matthew/Ramli







