PPKM Diperpanjang, Masih Ditemukan Warga Nongkrong Tak Patuhi Prokes

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini terjadi ke tiga kalinya di kota Tarakan.

Hal ini masih berlanjut dikarenakan masih tingginya angka kasus aktif corona virus desease 19 (Covid-19).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tarakan, Hanip Matiksan mengatakan walaupun sudah diperpanjang tiga kali tak membuatnya lengah dalam melakukan patroli.

“Seperti biasa kami laksanakan mulai dari jam delapan malam sampai jam sepuluh,” ujar dia kepada benuanta.co.id, Minggu (29/8/2021).

Baca Juga :  Dishut Sebut Revitalisasi KKMB Tarakan Terganjal Administrasi Lahan

Adapun temuan dari patroli yang rutin di laksanakan setiap hari nya masih ada sebagian kecil masyarakat yang enggan taat prokes.

“Alhamdulillah banyak sudah yang memakai masker menjaga jarak, tapi masih ada saja yang tidak mau pakai itu (masker) ,” cetusnya.

Meski begitu, Hanip bersama tim pol PP lainnya tetap menyediakan masker untuk masyarakat.

Baca Juga :  Harga Telur di Pasar Gusher Tarakan Naik Bertahap Jelang Imlek dan Ramadan

Saat ini, cafe dengan pengunjung yang kurang bisa ditertibkan ialah Kompleks cafe foodtastic.

“Didepan STB itu paling banyak, mereka (pengunjung) ngumpul disitu dan disitu memang kita tongkrongi,” ucap dia.

Sementara itu, dia menuturkan terdapat beberapa pedagang atau pemilik cafe yang mengeluh karena sepi pengunjung.

“Ada keluhan juga dari pemilik cafe, mereka mengeluh katanya pengunjung tidak mau datang karena ditongkrongi satpol PP,” jelas Hanip.

Baca Juga :  Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Cuaca Tarakan Diprakirakan Didominasi Hujan

Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M.Kes mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan proses di mana pun berada.

“Pakailah selalu masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, ” tukasnya. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *