benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran yang menimpa sebuah rumah di jalan Pulau Banda RT 11 Nomor 73 Kelurahan Kampung Satu, dikabarkan juga pernah menjadi korban kebakaran di Pasar Batu Tahun 2020.
Bangunan rumah kontrakan yang dihuni sepasang suami istri yakni Samsu (61) dan Irianti (60) tahun kini hangus terbakar dan hanya menyisakan baju di badan.
Informasi yang diperoleh benuanta.co.id dari Kabid PMK Tarakan, H. Eko bahwa kebakaran rumah berukuran 4 x 6 meter yang berstruktur kayu itu masih dalam investigasi dari pihak yang berwenang. Namun katanya, musibah yang terjadi pada Selasa, 10 Agustus 2021 pukul 10.15 WITA itu dugaan sementara api bersumber dari dapur.
“Saat kejadian saya dan ibu tidak ada di rumah, saya lagi ditempat keluarga. Yang tersisa cuma baju di badan, surat-surat pun terbakar,” ungkap Samsu kepada benuanta.co.id sembari membersihkan puing-puing di rumah kontrakannya.
Rumah milik Widodo itu telah dikontrak selama 6 bulan oleh Samsu dan istrinya, namun tak pernah disangka ia harus diterpa kembali musibah kebakaran yang sebelumnya pernah menimpanya.
“Sejak bulan Februari kami tinggal disini, per bulan kami sewa 600 ribu rupiah. Sekarang sudah tidak tahu lagi mau tinggal dimana, lihat keadaan dulu lah,” tambah Samsu.
Setelah musibah kebakaran yang sebelumnya menghanguskan kediamannya di Pasar Batu, pria empat anak itu berpenghuni sementara di jalan Gunung Selatan kemudian menempati rumah yang beralamat di Gang Pinang ini.
Samsu mengatakan sampai hari ini ia belum memiliki pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya. “Saya belum bekerja, kalau dulu saya bekerja sebagai buruh pelabuhan waktu masih di rumah Pasar Batu,” terang pria kelahiran Pasar Batu Kelurahan Sebengkok itu.
Tampak pada siang ini, dia bersama istri dan anaknya yang kini telah berkeluarga bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran itu. Dengan bermodal baju di badan, kemungkinan Samsu dan istrinya akan meninggalkan rumah kontrakannya pada hari ini. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







