TARAKAN – Kantor Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Tarakan bersama dengan instansi terkait masih melakukan pencarian terhadap seorang remaja bernama Seldi Apriadi (17) yang dinyatakan hilang pada Senin (24/5/2021)
Diketahui, Seldi dinyatakan hilang setelah mengalami kecelakaan laut di sungai Antutan, perahu yang dinaikinya terkena pusaran air yang sangat deras, korban lainnya Rosalinda (16) berhasil selamat, sedangkan Seldi masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Basarnas Tarakan, Amiruddin melalui Kasi Ops Basarnas Tarakan, Dede Hariana mengatakan, operasi pencarian di hari ketiga (26/5/2021) masih belum membuahkan hasil.
“Seldi belum ditemukan dalam operasi SAR pada Rabu (26/5/2021), operasi akan dilanjutkan besok Kamis (27/5/2021) pada pukul 06.30 WITA,” ujar Dede kepada benuanta.co.id.
Berdasarkan pantauan tim SAR di lapangan, perahu yang diduga milik Seldi Apriadi dan Rosalinda terlihat mengapung di perairan Desa Pejalin beberapa waktu setelah kejadian.
“Menurut Kepala Desa (Kades) Pejalin yang dimintai keterangan oleh tim SAR, dirinya bertemu dengan perahu dengan posisi terbalik saat hendak pergi ke ladang,” terang Dede.
Menurut Kades, perahu saat itu dalam kondisi terbalik dan bagian bawahnya terlihat lapuk dan berlumut, mesin pada perahu juga tidak ditemukan pada perahu tersebut.
“Saat melihat itu (perahu) usai salat zuhur, pak kades langsung mengambilnya dan membawanya ke pinggir sungai, berharap menunggu pemiliknya melihat lalu mengambil perahu tersebut,” sebutnya.
Selain itu, jumlah perahu yang melakukan pencarian berjumlah 45 perahu, dengan kapasitas 3 orang dalam 1 perahu. Instansi yang terlibat antara lain Basarnas Tarakan, Polairud Bulungan, BPBD Bulungan, Pos AL Bulungan serta masyarakat sekitar.(*)
Reporter: Matthew Gregori Nusa
Editor: Ramli







