Rapatkan Barisan, Malam Ini Aliansi Gebrak Persiapkan Aksi Lanjutan

TARAKAN – Aksi lanjutan dari Aliansi Gerakan Buruh dan Rakyat (Gebrak) menggugat, kembali dilanjutkan esok hari, Jumat, 21 Mei 2021 dengan rencana melakukan penutupan pagar PT. Intracawood Manufacturing dan pembakaran ban di area perusahaan.

Keseriusan aliansi yang terhimpun atas FKUI Kaltara, GMKI, LMND, PMKRI, IMM, SMI, Pembebasan, KM NTT dan LBH bersumber dari kelalaian PT. Intracawood Manufacturing yang tidak bisa memberikan kepastian hak karyawan saat dialog pagi tadi di kantornya.

Baca Juga :  Penanganan ODGJ Bersajam di Tarakan Belum Optimal

BACA BERITA TERKAIT:

“Bila tidak ada hambatan, besok kami akan aksi lagi. Apabila masalah ini belum dituntaskan boleh perusahaan, maka kami akan terus bergerak,” tegas Febrianto kepada benuanta.co.id

Malam ini, Kamis, 20 Mei 2021 pukul 21.00 WITA, aliansi yang membela hak-hak buruh tersebut melakukan rapat konsolidasi untuk suksesi pelaksanaan aksi yang menuntut PT. Intracawood Manufacturing.

Baca Juga :  Kemenag Tarakan Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 H, Ini Besarannya

Berdasarkan informasi yang diterima benuanta.co.id, terdapat beberapa poin penting pembahasan dari aliansi tersebut mengenai kesiapan aksi lanjutan esok hari, di antaranya :

  1. Aksi besok dirangkaikan dengan blokade pintu masuk perusahaan dengan memaksimalkan jumlah massa yg ada.
  2. Massa dari mahasiswa juga memastikan besok akan maksimalkan jumlah massa.
  3. Mahasiswa berharap seluruh serikat buruh dan buruh yg ada di PT. Intracawood Manufacturing dapat satukan perjuangan bahwa ketidakadilan yang dirasakan 1700 buruh ini adalah kerugian bersama.
  4. Mahasiswa berupaya menghadirkan Pemerintah Kota Tarakan untuk hadir besok di lokasi.
  5. Aksi besok juga akan diisi dengan bakar ban.
Baca Juga :  Jaga Tradisi Kue Keranjang Imlek di Tarakan ala Nenek Joanie

 

Reporter : Kristiano Triwibowo

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *