NUNUKAN – Anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) terhadap para remaja yang merupakan calon ibu, menjadi perhatian tersendiri bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan. Mengenai hal itu, Dinkes Nunukan melakukan pencegahan terhadap para calon ibu yang banyak ditemukan mengalami Anemia dan KEK di Kabupaten Nunukan.
Kepala Seksi Bidang Gizi Dinkes Nunukan, Selamet menjelaskan para remaja yang sebagai calon ibu yang mengalami anemia dan KEK sangat menentukan kualitas kesehatan. Sehingga pihaknya melakukan pencegahan dengan cara tablet tambah darah (FE) secara gratis bagi calon ibu.
“Selain itu juga harus makan yang bergizi dan seimbang terutama yang banyak mengandung FE. Dengan begitu bisa terhindar dari anemia dan KEK,” kata Selamet pada Kamis 15 April 2021.
Jika anemia tidak dicegah sejak dini maka akan sangat berbahaya bagi calon ibu, sebab akan mengalami beberapa gejala umum seperti lemah, letih, lesu, sulit konsentrasi, serta tidak fokus. Sebelum pandemi Covid-19, Dinkes kabupaten Nunukan telah mengingatkan kepada pelajar putri baik itu di tingkat SMP maupun SMA sebagai sasaran utama terhadap bahaya anemia.
Pencegahan anemia dan KEK terhadap remaja putri di sekolah itu terhenti setelah adanya pemberlakukan belajar dari rumah, selama pandemi covid-19 di Kabupaten Nunukan. “Jadi bagi para pelajar ini bisa mendapatkan tablet FE di pelayanan kesehatan seperti Puskesmas terdekat secara gratis,” imbuhnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Nicky Saputra







