H. Tuwo, Kader PKD PMII Potensialnya Menjadi Pemimpin yang Tangguh

NUNUKAN – Bupati Nunukan yang diwakili oleh Kabag Kesra Setkab Nunukan H. Tuwo membuka secara resmi pelatihan Kader Dasar  (PKD) merupakan pengkaderan formal tingkat kedua setelah Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), pada Ahad (21/2/2021) di Ruang Serba Guna Lantai V Kantor Bupati Nunukan.

Kegiatan ini diselenggarakan selama satu Minggu dan di ikuti Se-Kaltara, dimulai pada hari ini, hingga 28 Februari 2021, dengan mengangkat tema Membentuk Kader Mujahid Yang Militan dan Bertanggung Jawab Sebagai Pelopor Pergerakan di Era Kontemporer.

Selain Kabag Kesra Setkab Nunukan H. Tuwo, juga nampak hadir Ketua Komsat Ibnu Kn Muh. Rafli Rizaldi, Ketua Komsat PNN Ismul Azam Ghazali, IKA PMII Maslan, ST., Ketua Cabang PMII Nunukan, Zulfikar, S.Pd., dan PC PMII Nunukan Armansyah.

Dalam pidato H. Tuwo mengatakan, sebuah organisasi kemahasiswaan merupakan salah satu cara untuk melatih kedisiplinan, keberanian, kerjasama dan jiwa kepemimpinan bagi seorang mahasiswa.

Mahasiswa yang sudah terbiasa aktif dalam suatu organisasi kemahasiswaan, biasanya akan lebih peka, lebih kritis, dan lebih aktif dalam menyikapi berbagai isu dan dinamika yang terjadi di tengah tengah masyarakat. sikap tersebut tentunya sejalan dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

PMII sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan islam yang paling tua di tanah air merupakan wadah yang sangat tepat untuk menggembleng jiwa kepemimpinan, semangat keislaman, serta rasa kebangsaan terhadap para mahasiswa. dalam kiprahnya selama ini, kader kader PMII terbukti mampu menterjemahkan visi keislaman dan kebangsaan yang inklusif, toleran serta moderat.

Sikap para kader PMII sangat jauh dari sikap tertutup, kolot, dan membabi buta dalam beragama. Nilai – nilai dan sikap dasar seperti inilah yang  diharapkan dapat terus ditanamkan di dalam hati para kader – kader muda PMII Kabupaten Nunukan yang hari ini akan mulai mengikuti pelatihan kader dasar ke satu.

“Apalagi di tengah situasi sosial politik di tanah air yang semakin dinamis akhir akhir ini, dimana ada semangat kecenderungan semakin merebaknya intoleran, radikalisme, sikap egois dan fanatisme kelompok yang terlalu berlebihan di sebagian masyarakat. Ujaran kebencian, hoaks, fitnah, dan caci maki begitu masifnya mengisi dunia maya kita saat ini,” kata H. Tuwo dalam pidatonya

Lebih Lanjut dikatakan, apa lagi saat ini  media sosial lebih banyak diisi oleh perdebatan yang tidak produktif, tidak sehat, dan mengancam semangat persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa. jika situasi seperti itu terus menerus dibiarkan berlarut larut, maka keterbelahan masyarakat merupakan sebuah ancaman yang nyata di depan mata, yang pada ujungnya akan mengancam eksistensi dari Negara kesatuan republik indonesia yang dicintai bersama.

“Islam merupakan agama yang rahmatan lil ‘alamin, agama yang selalu membawa pesan damai dan semangat saling menghargai perbedaan.  jangan sampai kebesaran islam justru menjadi oleh karena sikap dan perilaku para kerdil penganutnya yang tidak sejalan dan senapas dengan ajaran ajaran islam. Hal ini menjadi tugas dari para aktivis muda islam, termasuk para kader-kader PMII untuk menampilkan wajah islam yang teduh, damai, dan selalu menghargai setiap perbedaan dengan bermartabat,” jelasnya.

H. Tuwo berharap, pelatihan kader dasar ke satu ini dia minta juga dimanfaatkan untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan. Kader PMII harus mampu menyiapkan kader potensialnya untuk menjadi pemimpin yang tangguh, visioner dan bertaqwa kepada Allah SWT, saya juga ingin menyampaikan bahwa pemerintah daerah selalu bersikap terbuka terhadap setiap saran, kritik dan masukan dari para mahasiswa, termasuk dari para kader PMII. sebagai kaum intelektual, H. Tuwo yakin kader kader PMII akan mampu memposisikan diri dan menyampaikan setiap masukan dengan santun dan bermartabat.(*)

Reporter: Darmawan
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *