33 Orang Sukses Jadi Sarjana Dari STIT Al-Anshar

TANJUNG SELOR – Setelah sukses menggelar acara yudisium bagi mahasiswa dan mahasiswi di akhir November lalu. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Anshar Tanjung Selor kembali sukses laksanakan wisuda kepada 33 putra putri terbaik Bulungan, yang terdiri dari 20 mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 13 mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

“Alhamdulillah pada hari ini kami telah menyelesaikan satu prosesi, mahasiswa dan mahasiswi kami menjadi lulusan sarjana pendidikan,” ungkap Ketua STIT Al-Anshar Tanjung Selor, Musfira, S.H.,M.Pd kepada benuanta.co.id, Sabtu 19 Desember 2020.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Ballroom  Bulungan dengan menerapkan protokol kesehatan baik dari wisudawan dan wisudawati maupun orangtua masing-masing. Hadir juga dalam kesempatan itu Ketua Yayasan STIT Al-Ashar Tanjung Selor AR. Rasyid, S.IP.,MM.,M,SI dan Sekretaris KOPERTAIS Wilayah XI Kalimantan Dr. H. Asikin Noor, M.Ag.

Baca Juga :  Kebakaran Kios di Tugu Lemlai Suri, Diduga Akibat Percikan Api yang Menyambar Bensin

Musfira mengatakan untuk legaliataSTIT Al-Anshar Tanjung Selor sudah terakreditasi dengan baik, baik SK PAI maupun PIAUD sudah dikeluarkan.

“Ini menjadi suatu kebanggan dari kami segenap akademis STIT Al-Anshar, bahwa selama 5 tahun dari berdirinya pada tahun 2015 perguruan tinggi ini, sudah ada pelulusan,” jelasnya.

Pihaknya juga merencanakan di tahun 2021 akan ada perkembangan SDM dan perkembangan kualitas baik dari tenaga dosen maupun mahasiswa.  Di tahun mendatang juga akan membuka prodi baru yaitu prodi ilmu hukum, prodi ilmu komunikasi dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Waspadai Konsumsi Gula Berlebih pada Anak, Dokter Anak Ingatkan para Orang Tua

“Dari itu kita bekerjasama dengan berbagai pihak pemerintah untuk merealisasikan apa yang akan direncanakan dari pengelola Al-Anshar sendiri menjadi kedepan nya lebih baik lagi,” bebernya.

Kemudian dari Ketua yayasan STIT Al-Anshar Tanjung Selor AR. Rasyid mengharapkan untuk wisudawan dan wisudawati agar menjadi sarjana penggerak. Kemudian menjadi sarjana pencipta  lapangan kerja.

“Jangan mau jadi sarjana yang hanya tamat mau jadi pekerja tapi harus menciptakan lapangan pekerjaan pelopor masyarakat,” tuturnya.

Kata dia, dengan kepemimpinan ibu Musfira agar semakin maju kedepannya, karena di sekolah tinggi ini kembali membuka 3 prodi baru. Dimana tentunya ini perlu didukung dengan SDM yang mumpuni dan mengikuti teknologi.

Baca Juga :  Bupati Bulungan Janjikan Rekonstruksi Bertahap Rumah Adat Lamin di Long Peso

“Kedepannya kampus harus siap berpacu dan siap berkompetisi dengan mengikuti aturan yang ada,” ucap Rasyid.

Sekretaris KOPERTAIS Wilayah XI Kalimantan Dr. H. Asikin Noor menambahkan agar wisudawa/wisudawati mengembangkan pengetahuan yang telah diperoleh dan kemudian bisa menciptakan lapanan kerja sendiri atau kemudian bisa bersaing. Salah satunya dalam tingkat penerimaan pegawai negeri sipil, maka harus bisa bersaing.

“Karena mereka telah diwadahi yang legalitasnya diakui oleh pemerintah, untuk STIT Al-Anshar saya pikir mereka masih memiliki peluang bagus punya prospek yang bagus untuk mengembangkan diri lebih jauh,” paparnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *