NUNUKAN – Setelah di-launching pada tanggal 11 Mei 2020 lalu oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM, program Pantau Kesehatan Lansia (PANKESIA) telah berjalan selama enam hari hingga Ahad 17 Mei 2020.
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono, S.KM mengatakan, di hari keenam pelaksanaan Pankesia target baru mencapai 23,6 persen atau 1.027 kunjungan, dari target 4.353 kunjungan lansia.
“Bahkan dari beberapa puskesmas sudah mencapai 100 persen target. Di antaranya Puskesmas Sungai Taiwan, dan Puskesmas Aji Kuning,” kata Aris Suyono, Ahad (17/5/2020).
Sementara puskesmas yang kunjungan ke Lansia masih rendah di antaranya Puskesmas Nunukan dan Puskesmas Sedadap. Bahkan masih ada juga puskesmas yang belum melaksanakan kegiatan kunjungan Pankesia. Di antaranya Puskesmas Atap Kecamatan Sembakung, Puskesmas Tanjung Harapan Kecamatan Sembakung Antulai dan Puskesmas Binter Kecamatan Lumbis Ogong.
“Mudah-mudahan dalam waktu cepat puskesmas dapat menindaklanjuti kegiatan ini. Sedangkan Pankesia ini ditargetkan dua bulan ini akan rampung,” imbuhnya.
Pantau Kesehatan Lansia ini adalah untuk melakukan pengecekan kesehatan dan juga diberikan ketahanan tubuh melalui pemberian multivitamin. Selain itu juga diberikan edukasi terkait Covid-19.
Untuk surveilans aktif di masyarakat berawal dari titik lokasi Lansia dan akan menelusuri sekitar rumah, dan mencari penderita ISPA, terutama pneumonia ringan dan berat. Ketika ditemukan kasus tersebut maka akan dilakukan rapid test.
“Dengan kegiatan ini, kita harapkan secara dini dapat menemukan penderita Covid-19 di Kpabupaten Nunukan dengan cepat,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







