6 Santri Pesantren Temboro Magetan Diisolasi di SMP 1 & SMP 2 Tarakan

POSITIF COVID-19 DI TARAKAN TAK BERTAMBAH, PDP NAMBAH 1 ORANG
TARAKAN – Melalui press release di Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Tarakan, Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan menyatakan belum ada kasus pasien Covid-19 baru, namun Pasien Dalam Pemantauan (PDP) bertambah 1 orang, Senin 27 April 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes mengatakan belum menerima hasil SWAB dan PDP bertambah 1 orang.

“Ya, ada tambahan PDP 1 orang, dengan riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, tapi tidak ada hubungan dengan kluster Gowa,” ujarnya saat diwawancarai, Senin 27 April 2020.

Baca Juga :  Jaga Tradisi Kue Keranjang Imlek di Tarakan ala Nenek Joanie

Perkembangan kasus COVID-19 sampai hari ini, Senin 27 April 2020, jumlah Kumulatif PDP (Pasien Dalam Pengawasan) saat ini sebanyak 5 orang. 1 orang meninggal dan 5 orang menunggu hasil pemeriksaan spesimen smab termasuk 1 orang yang meninggal.

Jumlah Kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 269 orang. Pemantauan yang dilakukan oleh Puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 125 orang. Jumlah ODP selesai menjalani pemantauan sebanyak 144 orang dan dinyatakan sehat, serta mendapatkan surat keterangan schat dari Puskesmas.

Secara kumulatif OTG (Orang Tampa Gejala) saat ini sebanyak 350 orang Yang sedang dilakukan pemantaan sebanyak 205 orang dan yang selesai dilakukan pemantauan sebanyak 145 orang. “OTG merupakan orang yang tidak bergejala namun memiliki kontak erat dengan kasus konfimasi postif COVID-19,” sebutnya.

Baca Juga :  DPRD Tarakan Soroti Kendala Program MBG di Tarakan Timur

“Jumlah total konfirmasi positif tetap sebanyak 27 orang. Hari ini tidak terdapat penambahan kasus positif Covid-19,” terangnya.

Selain itu, terkait santriwan dan santriwati Pesantren Temboro Magetan Jatim yang telah melaporkan diri sebanyak 6 orang, keenamnya telah diisolasi di SMPN 1 dan SMPN 2 serta telah diambil SWAB-nya. Mereka diisolasi sampai hasil SWAB keluar.

“Untuk mahasiswa Bethel Petamburan Jakarta yang berada di Tarakan belum melaporkan diri, maka kami mohon kepada mahasiswa Bethel Petamburan Jakarta yang berada di Tarakan untok melaporkan diri ke hotline informasi COVID-19 di nomor 081351432112,” ujarnya.

Baca Juga :  BPJS PBI Sebagian Masyarakat Dinonaktifkan, Ini Alasannya

“Warga yang melaporkan diri melalui hotline Dinas Kesehatan setelah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit sebanyak 833 orang, dan kepada masyarakat Tarakan agar terus memberikan duakungan moral terhadap pasien ataupun keluarga ODP, OTG, PDP dan positif Covid-19. Mari kita bantu mereka semampu kita,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *