TANJUNG SELOR – Setelah Kabupaten Berau menutup semua akses baik darat, udara maupun perairannya sejak tanggal 1 April 2020, maka tidak ada layanan angkutan penumpang kecuali yang membawa bahan pokok berupa sembako dan distribusi BBM.
Dampaknya untuk pelayanan angkutan Damri tujuan Tanjung Selor ke Tanjung Redeb pun tertutup. “Selama 3 hari ini pelayanan Berau Bulungan tertutup, unitnya kita hentikan sementara,” ungkap General Manager Perum Damri Cabang Tanjung Selor, Tri Wijono Djati kepada benuanta.co.id, Jumat 3 April 2020.
Tak hanya pelayanan ke Tanjung Redeb yang tutup, pelayanan ke Kabupaten Malinau juga tertutup. Kata dia ini untuk memutuskan rantai penyebaran Covid 19. “Pelayanan ke Malinau juga kita hentikan sementara sejak tanggal 29 Maret 2020,” bebernya.
Kata dia, pelayanan angkutan penumpang di Malinau dipercepat, agar tidak terjadi penularan virus Corona ke masyarakat Malinau. Maka Damri yang mengarah rute Malinau dihentikan sementara. “Makanya antisipasi penyebaran Covid-19, kita bantu dengan tidak melakukan pengoperasian armada ke Malinau,” jelasnya.
Yang saat ini pelayanan hanya untuk rute Tanjung Selor menuju Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung. Kata dia dari Pemerintah Kabupaten Tana Tidung belum mengeluarkan larangan penutupan akses keluar masuk masyarakat. “Untuk KTT kita masih jalan karena belum ada larangan dari pemerintahnya,” tutupnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin







