TANA TIDUNG – Speedboat gratis dan kapal feri yang direncanakan akan siap operasi bulan Maret, harus tertunda. Hal ini dikarenakan selain karena dokumen kapal dan penetapan jadwal, serta tarif untuk kapal feri yang belum selesai, juga dikarenakan mewabahnya virus corona.
Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tana Tidung (KTT) melalui Kepala Bidang Perhubungan, Reni Anggraeni mengatakan, untuk dokumen speedboat gratis masih belum keluar dari KSOP Tarakan dan ditunda launchingnya hingga wabah virus corona berakhir.
“Pertama karena dokumennya memang belum keluar dari KSOP Tarakan dan juga jadwal launching kita tunda hingga aman dari virus corona,” jelas Reni.
Sedangkan untuk jadwal operasi kapal Feri, kata Reni, hal tersebut tertunda karena dermaga yang berada di Desa Sebawang masih perlu perbaikan. Selain karena itu, penetapan jadwal dan tarif juga belum selesai dari Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara.
“Kalau kapal Feri memang meleset dari rencana awal yang kita perkirakan akan siap operasi bulan Maret. Hal itu karena dermaga sementara yang ada di Sebawang memang perlu sedikit perbaikan dan dokumen-dokumen yang diperlukan belum selesai,” jelasnya.
“Namun demikian, akan tetap kami tunda jadwal launching kapal Feri hingga wabah corona ini berakhir dan kita aman,” sambungnya.(*)
Reporter : Herdiyanto Aldino Bachri
Editor: M. Yanudin







