Lagi Masak Ditinggal ke Kondangan, Rumah Warga di Belakang Hotel Ramayana Nyaris Terbakar

benuanta.co.id, TARAKAN – Satu unit rumah di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, RT 03, tepatnya di belakang Hotel Ramayana kawasan Pasar Batu, nyaris dilahap si jago merah pada Ahad (25/1/2026) malam. Insiden ini sempat membuat warga sekitar panik karena lokasi rumah berada di kawasan padat dan rawan kebakaran.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan PMK Tarakan, Irwan, S.E., menjelaskan laporan pertama diterima dari warga sekitar pada pukul 19.20 WITA. “Kami menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 19.20 dan langsung bergerak menuju lokasi,” ungkapnya, Ahad (25/1/2026).

Ia menambahkan, tim pemadam tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.34 WITA. “Alhamdulillah, saat petugas sampai api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sehingga tidak sempat merembet ke bagian bangunan lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Baru Awal Tahun 2026, BPBD Catat Ada 11 Titik Karhutla di Tarakan

Menurut Irwan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan kerusakan besar pada bangunan rumah. “Yang hangus hanya kompor dan panci, api tidak sampai menjalar ke tembok maupun bagian rumah lainnya,” tuturnya.

Dari hasil penelusuran sementara, diketahui penyebab kejadian diduga karena kelalaian pemilik rumah. “Pemilik rumah meninggalkan rumah dalam kondisi sedang memasak untuk menghadiri acara yang lokasinya tidak jauh dari rumah,” katanya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Satpol PP dan PMK Tarakan mengerahkan personel dalam jumlah cukup besar sebagai langkah antisipasi. “Kami turunkan dua regu, yakni Regu C dan Regu D di Sektor Barat dengan total 25 personel, serta satu regu tambahan dari Mako Kampung Satu,” paparnya.

Baca Juga :  Musrenbang Kelurahan Karang Balik Dorong Percepatan Infrastruktur dan Fasilitas Sosial

Irwan mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan rumah dalam kondisi kosong ketika sedang memasak, meskipun hanya dalam waktu singkat. “Jangan pernah meninggalkan rumah saat kompor masih menyala, karena kelalaian kecil bisa dengan cepat memicu kebakaran besar, apalagi di kawasan padat penduduk,” tegasnya.

Ia juga meminta warga segera melapor apabila menemukan kejadian kebakaran sekecil apa pun. “Jika ada kebakaran, segera hubungi call center 112 atau 21113. Bisa juga menghubungi melalui WhatsApp apabila memiliki kontak anggota PMK, agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” tukasnya.

Sementara itu warga sekitar, Karman menceritakan awal mula kejadian diketahui oleh masyarakat. “Kami melihat gumpalan asap dari rumah itu, lalu beberapa warga langsung menghubungi pemadam kebakaran,” bebernya.

Baca Juga :  Rumput Laut Diolah jadi Pupuk Organik dan Biofuel, Beri Nilai Tambah bagi Pembudidaya Lokal

Karman menyebutkan, sambil menunggu petugas datang, warga berinisiatif memadamkan api secara mandiri. “Alhamdulillah api tidak membesar dan tidak membakar seluruh rumah,” terangnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas pemadam kebakaran. Menurutnya, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat setempat untuk lebih waspada. “Kami mengapresiasi kinerja pemadam kebakaran, di daerah sini pernah terjadi kebakaran sekitar empat tahun lalu, jadi kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati lagi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *