Aktivasi IKD di Kaltara Masih Rendah

benuanta.co.id, BULUNGAN – Target minimal 30 persen aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) masih jauh dari tercapai di Kalimantan Utara (Kaltara). Hingga awal 2026, realisasi aktivasi IKD di provinsi ini baru menyentuh 5,83 persen dari total penduduk wajib Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el).

Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara mencatat, jumlah warga yang telah mengaktifkan IKD baru mencapai 31.596 orang. Angka ini masih terpaut jauh dari target nasional yang menetapkan minimal 30 persen aktivasi.

Baca Juga :  Angkatan Kerja Naik, Pengangguran di Kaltara Turun

Kepala Disdukcapil Kaltara Sanusi, mengatakan rendahnya capaian tersebut menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Untuk mengejar target, Disdukcapil akan memperkuat strategi jemput bola dengan melibatkan lintas perangkat daerah.

“Di tahun 2026 ini, aktivasi IKD akan lebih diintensifkan. Bisa melalui surat edaran atau bahkan peraturan gubernur,” kata Sanusi, Selasa (20/1/2026).

Melalui regulasi tersebut, pemerintah daerah akan mendorong seluruh penduduk yang telah wajib KTP-el agar segera mengaktifkan IKD pada telepon genggam masing-masing. Upaya ini dinilai penting untuk mempercepat transformasi layanan administrasi kependudukan berbasis digital.

Baca Juga :  Terminal Tipe A Tanjung Selor Tertahan Masalah Lahan

Salah satu fokus utama adalah menyasar pelajar usia wajib KTP-el. Disdukcapil akan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara agar tim dapat turun langsung ke sekolah-sekolah.

“Perekaman dan aktivasi bisa dilakukan bersamaan saat kegiatan di sekolah. Ini tentu harus melibatkan Disdukcapil kabupaten dan kota, Disdikbud provinsi dan daerah, serta Kementerian Agama,” ujar Sanusi.

Baca Juga :  Kaltara Prioritaskan Infrastruktur di Tengah Minim Proyek Besar

Menurut dia, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan aktivasi IKD di Kaltara. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *