Kaltara Tuntaskan Bantuan Lansia dan Disabilitas

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dinas Sosial Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan seluruh bantuan kepada penghuni panti lansia dan panti disabilitas di Kaltara telah terealisasi 100 persen sepanjang tahun 2025.

Penyuluh Sosial Ahli Muda dan Anak, Dinsos Kaltara, Shaqinah Rahimah, mengatakan dari hasil pendataan, jumlah lansia yang tinggal di panti swasta binaan Dinsos tercatat hanya lima orang. Mereka tersebar di Panti Almarhamah Kota Tarakan sebanyak tiga orang, serta panti lansia di Malinau sebanyak dua orang.

Baca Juga :  Terminal Tipe A Tanjung Selor Tertahan Masalah Lahan

“Untuk lansia di Kaltara ini hanya ada dua panti. Yang kami tangani adalah panti swasta, dan seluruh bantuannya sudah 100 persen tersalurkan,” ungkapnya, Selasa (9/12/2025).

Shaqinah menjelaskan bentuk bantuan yang diberikan berbeda-beda, sesuai kebutuhan panti. Di Tarakan, bantuan difokuskan pada kebutuhan permakanan dan sandang bagi penghuni panti.

Di Malinau bantuan diarahkan pada sarana-prasarana, termasuk pengadaan WC duduk khusus lansia sebagai bentuk dukungan terhadap keterbatasan fisik penghuni panti.

Baca Juga :  Flash News! Kejati Kaltara Geledah Kantor Gabungan Dinas, Beberapa OPD Diperiksa

Satu-satunya Panti Disabilitas di Kaltara dibantu hingga 20 anak
selain lansia, Pemprov Kaltara juga mengalokasikan bantuan bagi penyandang disabilitas yang berada di Panti Karyamurni, Jelarai, satu-satunya panti disabilitas di provinsi ini.

Jumlah penerima bantuan meningkat signifikan, sebelumnya hanya 8–9 anak, pada perubahan anggaran 2025 bertambah menjadi hampir 20 anak.

Bantuannya meliputi permakanan serta sandang bagi kebutuhan sekolah, menyesuaikan kebutuhan penghuni yang sebagian besar merupakan anak-anak.

Baca Juga :  BPS Kaltara: Angka Kemiskinan Kaltara Turun Tipis pada September 2025

Target 2026: Perluasan Penerima Bantuan

Menghadapi tahun anggaran 2026, Dinas Sosial Kaltara menegaskan komitmen memperluas jangkauan penerima bantuan.

“Harapan kami, tahun 2026 bantuan bisa meningkat. Tidak hanya untuk lansia dan disabilitas tetapi juga anak terlantar dan kelompok rentan lainnya. Selama mereka layak menerima, kami siap memperkuat fasilitasi,” tutup Shaqinah. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *