BLT Kestra Rp 900 Ribu Mulai Disalurkan ke 7.240 Warga Tanjung Selor

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR– Kantor Pos Tanjung Selor mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Keluarga (BLT Kestra) dari Kementerian Sosial RI kepada ribuan penerima di Kabupaten Bulungan.

Total sebanyak 7.240 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijadwalkan menerima bantuan periode Oktober–Desember 2025 dengan nominal Rp900.000 per penerima.

Ketua Satgas Penyaluran BLT Kestra Kantor Pos Tanjung Selor Satrio Mukunompit menjelaskan, bantuan ini diberikan secara rapel tiga bulan dengan besaran Rp300 ribu per bulan.

“Setiap penerima menerima Rp900 ribu untuk periode Oktober, November, dan Desember. Proses penyaluran dimulai sejak 24 November dan ditargetkan selesai hingga 30 November,” ungkapnya, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga :  Harga Emas di Bulungan Tembus Rp 2,9 Juta per Gram, Pembeli Kian Sepi

Dilanjutkannya, penyaluran terbagi menjadi dua tahap yaitu dari total 7.240 penerima di Bulungan, tahap 1 sebanyak 7.067 penerima dan tahap 2 sebanyak 173 penerima.

“Kantor Pos mengoptimalkan seluruh jaringan layanan di Kalimantan Utara untuk memastikan penyaluran selesai tepat waktu,” ucapnya.

Kata dia ada kendala administrasi, namun bisa diatasi seperti miskomunikasi terkait kelengkapan identitas. “Sering terjadi penerima yang tidak hadir langsung, misalnya yang terdaftar bapaknya, tetapi istrinya yang datang membawa KTP suami. Seharusnya cukup membawa KTP orang yang hadir mengambil bantuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan 'Lagi' Usaha Warga di Bulungan

Ia menegaskan, syarat utama pengambilan bansos ini hanya menunjukkan KTP dari orang yang mewakili, khusus penerima yang belum hadir pada jadwal penyaluran massa. “Kantor Pos menyediakan opsi pengambilan di kantor POSMA terdekat tanpa harus mengikuti antrean panjang,” imbuhnya.

Satrio berharap bantuan ini dapat benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok. “Kami imbau agar dana BLT digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti beras, minyak, dan bahan pokok lainnya. Jangan dipakai untuk hal yang tidak produktif,” tegasnya.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Jelarai dapat Bantuan Peralatan Masak, Kasur dan Bahan Makanan

Ia juga berharap pola pencairan BLT dapat dilakukan bulanan, agar penerima tidak harus menunggu hingga tiga bulan sekali. “Kalau bisa penyaluran dilakukan tiap bulan supaya masyarakat bisa lebih cepat memanfaatkan bantuan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *