benuanta.co.id, TARAKAN – Kepolisian Resor (Polres) Tarakan melakukan pengawasan langsung terhadap jalannya mediasi terkait aksi protes warga yang sempat menutup akses jalan di sekitar areal PT. PRI, Kecamatan Tarakan Utara, pada Kamis (2/10/2025) lalu.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan aksi penutupan jalan dipicu oleh tuntutan warga pemilik lahan bersama sejumlah sopir truk yang menginginkan penyelesaian persoalan lahan serta akses jalan di sekitar aktivitas perusahaan.
“Warga meminta ada kejelasan terkait lahan dan akses jalan di sekitar area operasional PT. PRI,” ungkapnya.
Untuk mencegah situasi berkembang menjadi tidak kondusif, Polres Tarakan segera turun tangan. Kehadiran aparat dilakukan guna menjaga keamanan sekaligus memastikan dialog antara para pihak berlangsung aman.
“Kami hadir agar suasana tetap terkendali dan proses mediasi berjalan dengan tertib,” tegasnya.
Mediasi yang digelar mempertemukan manajemen PT. PRI, perwakilan warga pemilik lahan, serta sopir truk yang ikut melakukan aksi. Dari pertemuan tersebut, tercapai kesepahaman bersama yang diterima kedua belah pihak.
“Hasil mediasi dituangkan dalam notulen resmi dan disepakati semua pihak,” ujarnya.
AKBP Erwin menegaskan Polres berkomitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia menekankan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara damai.
“Polres Tarakan mendukung penyelesaian melalui musyawarah agar konflik tidak berkembang lebih jauh,” ucapnya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, akses jalan yang sebelumnya ditutup warga kembali dibuka. Situasi di lapangan pun berangsur normal. “Setelah ada titik temu, jalannya kembali dapat digunakan seperti biasa,” ujarnya.
AKBP Erwin juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang beritikad baik mencari solusi. “Kami menghargai usaha semua pihak yang terlibat untuk tetap mengedepankan dialog,” katanya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk menyelesaikan setiap perbedaan dengan cara persuasif tanpa mengganggu ketertiban umum. “Kami mengajak warga selalu menempuh jalur musyawarah agar tercipta keamanan bersama,” tandasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina







