benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) agar waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan. Kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh konvergensi, belokan angin, serta lemahnya monsun Australia yang membuat kelembapan di wilayah Kaltara tetap tinggi.
“Penumbuhan awan-awan hujan masih cukup tinggi. Sehingga sebagian besar wilayah Kaltara masih berpotensi hujan sedang hingga lebat,” ujar Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi, Sabtu (5/7/2025).
Ia menambahkan, masyarakat perlu mewaspadai munculnya angin kencang sesaat akibat pertumbuhan awan konvektif yang berkembang cepat. Meski tidak berlangsung lama, angin ini bisa menimbulkan dampak kerusakan cukup besar.
“Angin kencang ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan meski waktunya singkat, dampaknya cukup berbahaya, terutama terhadap pohon dan bangunan rentan,” tambahnya.
Ia menyebutkan, potensi hujan terjadi merata hampir di seluruh wilayah Kaltara. Pada 4 Juli, semua kabupaten maupun kota diperkirakan akan mengalami hujan sedang hingga lebat, meliputi Tarakan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung, dan Bulungan. Sementara di tanggal 5 dan 7 Juli, wilayah Nunukan mendominasi potensi hujan. Sedangkan Malinau diprediksi mengalami hujan intensitas tinggi pada 6 Juli.
“Warga diimbau membersihkan saluran air sejak dini dan memangkas pohon-pohon yang rawan tumbang. Juga tetap pantau informasi resmi dari BMKG,” tuturnya.
Untuk saat ini, potensi banjir rob belum terpantau. “Kondisi laut saat ini berada dalam fase surut, sehingga belum ada peringatan banjir rob dalam 1 hingga 3 hari ke depan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli







