156 Pengendara Terjaring Ops Ketupat di Nunukan, Pelanggar Terbanyak Tidak Pakai Helm

benuanta.co.id, NUNUKAN – Satu pekan Operasi Ketupat Kayan 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nunukan beri teguran lisan kepada ratusan pelanggar lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik melalui PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Nunukan, Bripka Andi Irfan mengatakan, dari hasil operasi sejak 26 Maret hingga 1 April 2025, pihaknya menjaring 156 kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas.

“Itu terdiri dari kendaraan roda dua 107, roda empat 47 dan kendaraan roda 6 sebanyak 2 pengendara. Untuk para pengendara ini kita tidak berikan tilang, kita hanya berikan teguran lisan,” ungkap Irfan, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga :  Pesawat Milik Pertamina Jatuh di Krayan Timur, Pilot Dikabarkan Sempat Terjun Payung

Irfan membeberkan, ratusan pengendara yang terjaring tersebut melanggar aturan lalu lintas berupa tidak menggunakan helm sebanyak 84 kendaraan, pengendara di bawah umur 4 pengendara, menggunakan handphone saat berkendara 8 orang, berboncengan lebih dari satu orang sebanyak 2 kendaraan.

“Kemudian, tidak menggunakan safety belt 45, melebihi muatan 2 kendaraan, kendaraan yang menggunakan knalpot yg tidak sesuai spek 11 kendaraan. Untuk kendaraan yang menggunakan knalpot brong kita amankan, karena ini sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan,” terangnya.

Baca Juga :  Musim Buah Lokal di Krayan, Masyarakat Tak Dapat Jual ke Luar Daerah Akibat Akses Sulit

Sementara itu, untuk pelaksanaan Ops Ketupat ini, Polres Nunukan menempatkan sebanyak 9 Posyan, 2 Pospam dan 3 Posyan terpadu. Di antaranya, Posyan Sei Bolong, Posyan Sei Ular, Posyan Terpadu Tunon Taka, Posyan Terpadu Bandara , Posyan Terpadu Lim  Hie Jung, Posyan Akik Betawol, Posyan  Trans Mansalong, Pospam Tvri, Posyan Sei Nyamuk, Pospam Kebalen, Posyan Dermaga Mantikas, Posyan Ferry Sei Jepun, Posyan Dermaga Tepian Sembakung , dan Posyan Bandara Semaring Krayan.

Baca Juga :  Disdik Nunukan: Proses Belajar Mengajar Selama Ramadan Tetap Berlangsung

“Selama operasi ini, kita menekankan pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat, terutama pemudik. Apalagi menjelang arus balik. Kita utamakan keselamatan masyarakat,” tandasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *