benuanta.co.id, TARAKAN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan dalam rangka pengecekan kesiapan Operasi Ketupat Kayan 2025 di Kota Tarakan pada, Rabu (26/3/2025).
Terdapat tiga pos yang dikunjungi di antaranya, Pos Pelabuhan Tengkayu, Pos Bandara Juwata, dan Pos Pelabuhan Malundung. Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes.
Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Hary Sudwijanto, S.I.K., M.Si., mengatakan, dalam tinjauannya, ia memastikan kesiapan personel gabungan yang bertugas selama periode mudik Lebaran.
“Kita mengecek kesiapan personel gabungan dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2025,” katanya.
Dalam Ops Ketupat, melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan Pemerintah Kota (Pemkot), guna menjamin kelancaran arus mudik serta keamanan masyarakat. Kapolda turut memeriksa kesiapan personel, selain itu juga memeriksa sarana dan prasarana pendukung di pos pengamanan.
Kapolda menekankan pentingnya fasilitas yang memadai untuk menunjang kebutuhan pemudik.
“Kita juga mengecek sarana dan prasarana yang mendukung masyarakat dalam kegiatan mudik maupun kembalinya nanti,” sebutnya.
Dari hasil pengecekan, Kapolda menilai pos-pos di wilayah hukum Polres Tarakan telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya lihat tadi kesiapannya sudah memadai. Kita juga berharap selain posnya berdiri bagus, kesiapan personel dalam memberikan pelayanan juga harus diperhatikan,” ungkapnya.
Ia turut menekankan kepada personel yang bertugas juga harus menjaga kesehatan pribadi agar dapat melayani masyarakat dengan maksimal. Ia juga menjabarkan, di setiap pos pengamanan, terdapat berbagai instansi yang bekerja sama dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Tadi di pos ada berbagai instansi ya, ada Dinas Kesehatan, Basarnas, Dinas Perhubungan, dan semua elemen yang ada saling bekerja memberikan pelayanan yang terbaik,” jelasnya.
Sinergi antar instansi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan bagi para pemudik. Hary juga memaparkan secara keseluruhan, Polda Kaltara telah menurunkan 1.577 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah.
“Antisipasi kita secara keseluruhan, Polda Kaltara menurunkan 1.577 personel gabungan serta memberikan pelayanan di 44 Pos Pengamanan (Pos PAM) yang tersebar di seluruh Kaltara,” paparnya.
Keberadaan pos-pos ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik selama perjalanan. Lebih lanjut, Hary menegaskan keberadaan pos pengamanan bukan sekadar formalitas, tetapi juga sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Tujuannya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat agar mereka bisa terlayani dengan baik serta memberikan rasa aman,” tegasnya.
Kapolda berharap pos-pos ini dapat menjadi pusat informasi dan bantuan bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan. Ia menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian Ops Ketupat Kayan 2025 berjalan dengan lancar.
“Dengan kesiapan yang matang, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tandasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina