benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melancarkan program ‘Ayo Jalan Kaki ke Sekolah’. Program ini merupakan tindak lanjut dari wacana yang sebelumnya digagas Disdik sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan siswa, dan juga mengurangi kemacetan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha menegaskan, program ini bukan berarti siswa harus berjalan kaki dari rumah ke sekolah, melainkan hanya beberapa meter dari sekolah.
“Saya lihat ada yang salah menangkap informasi. Padahal jelas yang diberitakan itu bukan dari rumah, melainkan beberapa meter dari sekolah. Ini pasti akan menyehatkan,” ujarnya, Jumat (28/2/2025).
Tamrin menambahkan, selain mengurangi risiko kecelakaan, kebijakan ini bertujuan membiasakan siswa untuk berolahraga setiap hari.
“Dengan berjalan kaki, anak-anak jadi lebih aktif dan sehat,” katanya.
Sebagai langkah nyata, Disdik akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, juga institusi Polri dan masyarakat.
“Kami akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar program ini bisa diterapkan dengan baik,” tegasnya.
Amin, salah satu warga, menyambut baik rencana ini dan berharap segera direalisasikan.
“Menurut saya, ini langkah yang bagus. Selain mengurangi kemacetan di depan sekolah, anak-anak juga jadi lebih sehat. Asalkan ada pengawasan dan jalurnya aman, pasti banyak orang tua yang setuju,” tuturnya.
Sejumlah orang tua juga menilai kebijakan ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di area sekolah saat jam masuk dan pulang sekolah.
“Kalau anak-anak turun lebih jauh dan jalan kaki beberapa meter ke sekolah, kendaraan tidak menumpuk di satu titik,” ungkapnya.
Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum kebijakan ini diterapkan, seperti penyediaan jalur pejalan kaki yang aman dan adanya pengawasan dari petugas.
“Keamanan tetap jadi prioritas utama, jangan sampai ada kejadian yang membahayakan siswa,” pungkasnya. (*)
Reporter: Nurul Auliyah
Editor: Endah Agustina







