benuanta.co.id, NUNUKAN – Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan mencatat sejak 1 Desember hingga 23 Desember 2024, menerbitkan sebnayak 980 paspor fisik dan elektronik di Kabupaten Nunukan.
Kepala Kantor Imigrasi Nunukan, Adrian Soetrisno, menyampaikan terjadi peningkatan pembuatan paspor pada minggu pertama Desember 2024, sekitar 50 persen dengan jumlah sebanyak 980 paspor fisik dan elektronik.
“Kalau kita lihat dari peningkatan ini warga Nunukan yang hendak berlibur di negara Malaysia sangat tinggi,” kata Adrian Soetrisno kepada benuanta.co.id, Jumat (27/12/2024).
Untuk permohonan paspor ini lebih didominasi pemohon biasa, sedangkan pemohon paspor untuk kerja masih minim.
Dia juga menjelaskan pada Desember 2024 ini pembuatan paspor biasa, baru mencapai 201. Terdiri dari perempuan 117 dan laki-laki 84 sebanyak paspor, dan pergantian paspor 124 paspor terdiri dari dari perempuan 68 paspor dan 56 laki-laki.
“Selain paspor fisik ada juga paspor elektronik, paspor baru 298 terdiri dari 141 dan 157 paspor elektronik, termasuk pergantian paspor sebanyak 192 terdiri dari perempuan 104 dan laki-laki sebanyak 88 paspor elektronik,” jelasnya.
Sedangkan Unit Layanan Paspor (ULP) di Sebatik menerbitkan paspor biasa, baru mencapai 113. Terdiri dari laki-laki 37 dan perempuan 76 perempuan, penggantian paspor 46 terdiri laki-laki 19 dan perempuan 27 paspor, termasuk Layanan Terpadu Sentra Poros Perbatasan (LTSP) Nunukan sebanyak 6 paspor
Sedangkan pada November ada sebanyak 678 paspor yang diterbitkan baik fisik maupun elektronik.
Diketahui peningkatan ini diduga karena situasi ekonomi membaik dan masyarakat sudah rindu bepergian.
“Kalau kita liata ada peningkatan ekonomi di Nunukan, masyarakat rindu bepergian. Ke Malaysia maupun transit lalu ke wilayah Sumatra maupun ke Jawa, termasuk umrah haji. Saya kira ini jadi salah satu penyebab Kantor Imigrasi ramai didatangi pemohon,” imbuhnya.
Kata Adrian Soetrisno, yang banyak mengajukan permohonan paspor didominasi orang yang berlibur.
Secara terpisah, Sharia (35) Warga Nunukan menyampaikan baru mengajukan permohonan paspor di Imigrasi Nunukan, beberapa Minggu lalu, bersama dengan anggota keluarganya karena ingin berlibur ke Malaysia.
“Kita memilih liburan ke Malaysia tahun ini bersama keluarga, karena harganya juga sedikit murah ketimbang liburan dalam negeri sendiri,” tandas Sharia. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







