benuanta.co.id, TARAKAN – Peningkatan penumpang turut terjadi di Pelabuhan Malundung Kota Tarakan mencapai 135 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 8.397 penumpang yang berangkat dan tiba di Pelabuhan Malundung sejak 18 hingga 25 Desember 2024.
Adapun puncak keberangkatan terjadi pada Selasa, 24 Desember 2024 dengan total 2.271 penumpang. Sementara penumpang yang tiba di Tarakan, melonjak pada Rabu, 25 Desember 2024 sebanyak 3.013 penumpang.
“Lonjakan (keberangkatan) kurang lebih 30 persen. Tetapi ini kan belum dihitung secara kumulatif,” ujar Kepala KSOP Tarakan, Anggiat Douglas Silitonga, Kamis, 26 Desember 2024.
Adapun untuk arus balik diprediksi akan terjadi pada 2 Januari 2025.
“Artinya warga sekitar Tarakan diprediksi menghabiskan waktu di Tarakan,” lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakan Anggias, keberangkatan penumpang didominasi tujuan Balikpapan, Pare-pare dan Makassar dengan menggunakan kapal PT Pelni. Lantaran, kapasitas kapal PT Pelni dapat memuat sebanyak 2.969 penumpang.
“Kalau keberangkatan secara manifest, masih kurang dan belum mencapai 2.969. Jumlah penumpang yang tiba dan berangkat itu dari semua kapal. Termasuk kapal Pelni, perintis sampai kapal yang ke Tawau, Malaysia,” bebernya.
Selama Nataru, pihaknya juga mendirikan posko terpadu di Pelabuhan Malundung. Dalam posko tersebut, biasanya petugas cenderung mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi di Kaltara saat ini.
Selain itu, kelaikan kapal juga alat keselamatannya turut menjadi perhatian petugas. Alat keselamatan khusus kapal penumpang wajib dilengkapi 125 persen dari total kapasitas penumpang. Di antaranya life jacket, life raft dan sekoci.
“Saat ini kondisi kapal dan alat keselamatan masih dalam keadaan layak,” tandasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







