benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus berupaya melakukan pengendalian inflasi pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1445 hijiriah melalui operasi pasar murah.
Kali ini Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) menggelar operasi pasar murah di Sembakung, Sembakung Atulai dan Kecamatan Lumbis.
Pasar murah yang di gelar di tiga kecamatan itu berlangsung selama enam hari yang dimulai pada tangga 2 hingga 7 April 2024.
Kepala DKUKMPP Nunukan Sabri, mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah adalah agenda rutin yang diprogramkan oleh DKUKMPP setiap tahunnya. Program ini dianggarkan melalui program stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting di Nunukan.
“Kita membantu masyarakat agar mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah, dengan target sasaran kita masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang berada jauh dari pusat-pusat pembelanjaan atau dari agen/distributor,” jelasnya.
Pasar murah ini merupakan tahap ketiga, setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Tulin Onsoi, Sei Menggaris, Sebuku dan Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan. Untuk produk yang dijual di pasar murah seperti beras, gula, telur, tepung, minyak goreng, sirup, SKM, teh, kopi, kecap manis dan beberapa item lainnya.
Menurut Yuliana, warga Sembakung pasar murah yang digelar DKUKMPP Nunukan ini sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok di saat sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan jelang Idulfitri.
“Sejumlah barang pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula pasir di pasar murah ini dijual lebih murah jika dibandingkan di pasaran,” jelasnya.
Senada juga diungkapkan Siti, warga lainnya yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Hal ini dikarenakan melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok yang semakin memberatkan para ibu rumah tangga.
“Harga-harganya di sini lebih murah daripada di pasar biasa. Saya bisa menghemat uang untuk membeli kebutuhan lainya,” tutupnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







