Embung Mulai Kering, Tarakan Terancam Krisis Air Bersih

benuanta.co.id, TARAKAN – Terhitung 2 minggu air bersih tidak mengalir di beberapa wilayah di Kota Tarakan. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kota Tarakan Alam mengungkapkan, kondisi tersebut karena kurangnya intensitas hujan selama dua bulan terakhir dan menyebabkan surutnya embung.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Alam Kota Tarakan, Iwan Setiawan mengatakan untuk sementara wilayah yang masih aman yaitu Juata dan Amal. Meski demikian, untuk saat ini masih ada pasokan air di embung Indulung yang bisa mengcover wilayah-wilayah lainnya yang tidak teraliri air bersih ini.

Baca Juga :  Satradar Tarakan Titik Pantau Hilal Ramadan 1447 H

“Tinggal Tarakan Tengah, Tarakan Barat dan wilayah-wilayah gunung belum bisa terlayani karena suplai air bakunya itu memang menurun,” ujar Iwan Setiawan, Kamis (1/2/2023)

Dikatakan Iwan Setiawan, di embung Binalatung mengalami penurunan debit air sampai minus 272, sementara di embung Persemaian sudah mulai ikut menurun.

“Untung masih ada dari Indulung sungai Bengawan aman. Itu aja masalahnya,” ungkapnyam

Baca Juga :  Jelang Imlek, Polisi Cek Kesiapan Pengamanan di Tempat Ibadah

Disinggung mengenai tindakan yang akan dilakukan oleh pihaknya ketika terjadi kekeringan dalam waktu yang lama, ia mengungkapkan akan menyumbangkan air bersih.

“Nanti kita sumbangkan air bersih ke daerah daerah pegunungan. Kalau dulu kan daerah dataran rendah juga kena kalau misalnya ada permintaan nanti kita kirim air bersih,” jelasnya.

“Kita berdoalah hujan cepat turun jadi cepat kita atasi. Sudah hampir dua minggu ini (air tidak mengalir), tapi hujannya dua bulan intensitasnya mulai rendah,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Faktor Konjungsi, Hilal Tidak Terlihat di Tarakan

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *