benuanta.co.id, BERAU – Guna memberikan layanan kelistrikan tetap prima selama 24 jam kepada warga di Kabupaten Berau.
Manager PLN ULP Tanjung Redeb, Ikrarda Tegar Pambudi optimistis tahun ini bisa surplus karena ada daftar tunggu penambahan daya listrik sebesar 5 Megawatt.
“Untuk target di 2024 kami juga punya daftar tunggu di 5 Megawatt dengan kenaikan pertumbuhan pengguna jaringan listrik 6 persen,” ucapnya Senin (22/1/2024).
Dengan kondisi beban puncak kemampuan kelistrikan di Kabupaten Berau bisa mencapai 33-34 ribu megawatt.
“Kami mampu untuk melayani pertambahan jaringan kelistrikan hingga 6 persen. Jadi ada stok daya yang aman untuk dinikmati pelanggan listrik di daerah Berau,” ungkapnya Senin (22/1/2024).
Kemudian jikalm Kabupaten Berau mengalami kekurangan daya listrik secara tiba-tiba, pihaknya menegaskan ada bantuan energi dari Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
“Ketika PLN Berau kekurangan daya, tentu ada bantuan transfer kelistrikan dari Tanjung Selor melalui jalur transmisi tower yang tersedia sepanjang jalan BerauKetika PLN Berau kekurangan daya, tentu ada bantuan transfer kelistrikan dari Tanjung Selor melalui jalur transmisi tower yang tersedia sepanjang jalan Berau – Bulungan,” bebernya.
Pihaknya pun mengungkapkan beberapa pekan lalu ada tim survei PLN pusat melihat denah rencana pembangunan Gardu Induk (GI) di Talisayan.
“Itu akan grade Tower listrik dari Maloy ke Talisayan, Talisayan ke Tanjung Redeb. Mudah-mudahan dengan adanya rencana pembangunan GI itu dapat dipastikan 2025 mendatang listrik di Berau tidak defisit,” pungkasnya.
Manager PLN ULP Tanjung Redeb Ikrarda Tegar Pambudi (Kanan) saat diwawancarai beberapa awak media dalam ruang VIP PLN Tanjung Redeb
Optimis Surplus, dan PLN Berau Punya Daftar Tunggu 5 Megawatt
benuanta.co.id, BERAU- Guna memberikan layanan kelistrikan tetap prima selama 24 jam kepada warga di Kabupaten Berau
Manager PLN ULP Tanjung Redeb, Ikrarda Tegar Pambudi optimistis tahun ini bisa surplus karena ada daftar tunggu penambahan daya listrik sebesar 5 Megawatt.
“Untuk target di 2024 kami juga punya daftar tunggu di 5 Megawatt dengan kenaikan pertumbuhan pengguna jaringan listrik 6 persen,” ucapnya Senin (22/1/2024).
Dengan kondisi beban puncak kemampuan kelistrikan di Kabupaten Berau bisa mencapai 33-34 ribu megawatt
“Kami mampu untuk melayani pertambahan jaringan kelistrikan hingga 6 persen. Jadi ada stok daya yang aman untuk di nikmati pelanggan listrik di daerah Berau,” ungkapnya Senin (22/1/2024).
Kemudian jikalau di Kabupaten Berau mengalami kekurangan daya listrik tiba-tiba, pihaknya menegaskan ada bantuan energi dari Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara.
“Ketika PLN Berau kekurangan daya, tentu ada bantuan transfer kelistrikan dari Tanjung Selor melalui jalur transmisi tower yang tersedia sepanjang jalan Berau – Bulungan. Untuk saat ini sdh termasuk kiriman dari Tanjung Selor sekitar 3 MW ” bebernya.
Ketika PLN Berau kekurangan daya, tentu ada bantuan transfer kelistrikan dari Tanjung Selor melalui jalur transmisi tower yang tersedia sepanjang Jalan Berau Bulungan,” bebernya.
Pihaknya pun mengungkapkan beberapa pekan lalu ada tim survei PLN pusat melihat denah rencana pembangunan Gardu Induk (GI) di Talisayan.
“Itu akan grade Tower listrik dari Maloy ke Talisayan, Talisayan ke Tanjung Redeb. Mudah-mudahan dengan adanya rencana pembangunan GI itu dapat dipastikan 2025 mendatang listrik di Berau tidak defisit,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie
Editor: Nicky Saputra







