benuanta.co.id, Tanjung Selor – Selama 3 tahun terakhir Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus meningkatkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kaltara. Hal ini sejalan dengan meningkatnya realisasi investasi di Kaltara, meningkatkan jumlah kegiatan pekerjaan, dan bertambahnya kebutuhan jumlah tenaga kerja lokal.
Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan kebutuhan penyerapan SDM lokal sendiri semakin bertambah seiring banyaknya investasi yang dilakukan oleh Kaltara. Bahkan menurut data, Pemprov setidaknya membuka ribuan lapangan pekerjaan baru pada setiap tahunnya yang mayoritas diisi SDM lokal.
“2021 jumlah tenaga kerja pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 1.507 orang dan Penanaman Moda Asing (PMA) sebanyak 1.547 tenaga kerja. 2022 sendiri, melalui PMDN Pemprov Kaltara berhasil menarik 3.826 tenaga kerja dan melalui PMA, 1.202 tenaga kerja. Semuanya mayoritas SDM lokal,” kata Gubernur Kaltara yang akrab disapa Paliwang pada Selasa, 16 Januari 2024.
Ia menyebutkan hal serupa pun terjadi pada tahun 2023 lalu, di mana dari data triwulan ke-III tahun 2023 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara penyerapan tenaga lokal sudah berada diangka hampir 4 ribuan.
“Melalui PMDN 547 orang dan melalui PMA 3.157 orang dan ini bisa bertambah pada triwulan ke IV-nya, jadi tidak main-main kita soal ini,” sebutnya.
Dari semua jumlah selama 3 tahun terakhir ini, orang nomor satu di Kaltara itu menegaskan penyerapan tenaga lokal selalu diutamakan dan menjadi prioritas bagi Pemprov Kaltara dan para investornya.
“Untuk tahun 2021 tenaga asing yang kita ambil hanya 7 orang dari 3.054 orang dan tahun 2022 dari 5.028 orang kita hanya menggunakan 86 TKA saja dan pada triwulan ke-III tahun 2023, 3.704 orang kita hanya mengambil 42 TKA. Jadi kita bisa melihat sendiri kalau mayoritas tenaga kerja merupakan SDM lokal kita,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor: Nicky Saputra







