benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Sepanjang tahun 2023 nilai realisasi investasi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) didominasi oleh Pemodal Asing (PMA). Sedangkan sisanya merupakan pemodal lokal yang memang sudah lama berinvestasi dan beroperasi di Provinsi Kaltara.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman menjelaskan sebesar 50 persen nilai investasi di Kaltara di sepanjang tahun 2023 didominasi oleh PMA dengan nilai realisasi sebesar Rp10 triliun lebih.
“Target realisasi investasi kami Rp 29, 98 triliun. Sedangkan realisasi investasi kita hingga Tw III sebesar Rp 14,5 triliun. Hingga Tw IV diproyeksi 25 triliun. Kemudian PMA ini memang menyumbang investasi sebanyak Rp10 triliun,” jelas Rahman pada Rabu, 10 Januari 2023.
Adapun investor yang menyumbang realisasi investasi disebutkan Rahman ada PT. phoenix resources international, PT. Kayan Hydropower Nusantara (KHN) dan PT. Kayan Hydro Energy (KHE).
“Jadi 3 investor ini memang menyumbang investasi yang cukup dominan pada tahun 2023 lalu. Di mana semuanya dalam progres berjalan dan hampir menyelesaikan target investasinya,” sebutnya.
Sepanjang tahun 2023, DPMPTSP Kaltara terus mengejar target investasi di Kaltara, sehingga dalam merealisasi target itu. DPMPTSP Kaltara terus mengembangkan berbagai sektor investasi dan memberikan ruang untuk para pemodal agar mudah berinvestasi di Kaltara. Salah satunya ialah dengan memperkenalkan sektor investasi secara global dan membantu pemodal dalam mengurus ijin berinvestasi.
“Tentu kita optimis mengejar target yang ada, oleh karena itu kita berupaya memberikan produk terbaik bagi para pemodal. Terbukti dari RPJMD kita di tahun 2023 sebesar Rp 7 triliun, kita berhasil menembus angka Rp 14 triliun lebih. Artinya kita sudah melewati target RPJMD kita di tahun 2023,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor: Nicky Saputra







