Realisasi hingga Produksi Perikanan Selama 3 Tahun 

benuanta.co.id, Bulungan – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat selama 3 tahun terakhir beberapa kegiatan yang telah terlaksana. Salah satunya data realisasi fisik dan keuangan dari tahun 2021 hingga 2023 memperlihatkan angka yang signifikan meningkat.

Kepala DKP Kaltara, Rukhi Syayahdin menjelaskan realisasi fisik dan keuangan tahun 2021, nilai pagu sebesar Rp 30.881.673.175 realisasi fisik mencapai 93,01 persen sedangkan keuangannya sebesar Rp 25.862.797.063,27 atau 83,75 persen.

Baca Juga :  Hendak Kembali ke Tarakan, Begini Kronologi Lengkap Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Krayan

Sedangkan tahun 2022, nilai pagu sebesar Rp 22.857.825.514 realisasi fisik sebesar 99,59 persen dan keuangannya sebesar Rp 22.026.133.924 atau 96,36 persen.

“Sementara di tahun 2023 pagu kita Rp 34.416.876.603 realisasi fisiknya sebesar 92,32 persen dan keuangannya sebesar Rp 31.281.202.935 atau 90,89 persen,” sebut Rukhi kepada benuanta.co.id, Sabtu 6 Januari 2024.

Sementara itu untuk nilai produksi khusus perikanan budidaya dan perikanan tangkap dalam 3 tahun terakhir juga menunjukkan peningkatan. Contoh perikanan budidaya tahun 2020 mencapai 536.897,93 ton, tahun 2021 sebanyak 642.010,36 ton dan tahun 2022 sebesar 803.336,59 ton.

Baca Juga :  Sempat Dikabarkan Selamat, Pilot Pesawat Jatuh di Krayan Timur Ditemukan Meninggal Dunia

“Sedangkan produksi perikanan tangkap juga ada peningkatan, tahun 2020 sebesar 25.230,04 ton, tahun 2021 sebesar 33.151,95 ton dan tahun 2022 sebesar 29.709,68 ton,” terangnya.

Selain itu, Rukhi menambahkan jika DKP Kaltara juga telah menerima penghargaan dan prestasi, diantaranya juara 1 Inovasi Daerah Kategori Tata Kelola Pemerintahan dengan judul Inovasi Sistem Manajemen Komunikasi Data dan Informasi (SAMUDERA) DKP.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi di Perairan Kaltara, BMKG Tarakan Imbau Warga Lebih Waspada

Lalu, juara 3 Inovasi Daerah Kategori Tata Kelola Pemerintahan dengan judul Elektronik Logbook Pasar Tradisional Perikanan dalam Pengendalian Inflasi Daerah (ELOBSTER).

Serta, Provinsi sebagai Produsen Rumput Laut terbesar Ke-3 Tahun 2022 pada Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2023

“Kemudian, kita ada Pokmaswas teladan terbaik 3 yang diraih oleh Pokmaswas Panglima Tengkayu,” pungkasnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *