benuanta.co.id, TARAKAN – Dua unit handphone berhasil digagalkan masuk ke dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan pada Senin, 27 November 2023. Percobaan penyelundupan ini dilakukan oleh oknum dengan modus nasi bungkus.
Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Sutarno menguraikan kejadian ini terjadi pukul 06.30 WITA saat Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) tengah melakukan sortir barang yang dititipkan untuk masuk ke Lapas. Petugas pun mencurigai nasi bungkus lantaran mesin X-Ray menunjukkan bunyi yang berbeda saat nasi bungkus itu melewati X-Ray.
“Setelah lewat dari mesin itu (X-Ray) petugas melakukan penggeledahan terhadap makanan titipan dari penyalur makanan siap jual yang dititipkan kepada mitra koperasi,” katanya, Selasa (28/11/2023).
Setelah digeledah ternyata di dalam nasi bungkus tersebut terdapat dua unit handphone. Pihaknya pun langsung mengambil tindakan dengan melakukan tracking terhadap warga binaan yang memesan handphone dengan dalih nasi bungkus.
“Mitra koperasi selanjutnya tidak diperbolehkan bekerja sama dengan Lapas lagi. Kami sudah ambil tindakan. Warga binaan diamankan di blok pengasingan,” sambungnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan tracking secara keseluruhan dengan memastikan keseluruhan paket makanan bebas dari barang yang dilarang masuk ke lapas. Pihaknya juga memastikan petugas telah melakukan prosedur sesuai dengan peruntukkannya.
“Kita cek kembali semua barang maupun paket makanan. Kita data dan kita amankan. Tujuannya supaya petugas kita bisa melakukan penggeledahan sesuai prosedur,” tambah Sutarno.
Ia berkomitmen tidak akan ada celah untuk barang-barang terlarang yang mengganggu ketertiban dan keamanan di Lapas. Barang terlarang berupa dua unit handphone juga telah diamankan untuk kemudian ditindaklanjuti. Tak hanya dirinya dan jajaran, pihaknya juga mengharapkan adanya tanggung jawab dan kerja sama dari masyarakat untuk mendukung program tertibnya warga binaan di Lapas Tarakan.
“Artinya barang yang diperiksa ketat. Ini bukti upaya kami secara ketat mengawasi barang yang masuk,” pungkasnya.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







