benuanta.co.id, Bulungan – Selain capaian yang telah diperoleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) yang dipaparkan. Pemprov Kaltara pada usianya yang Ke-11 ini juga fokus melaksanakan beberapa program pembangunan khususnya ke wilayah perbatasan.
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan di Provinsi Kaltara saat ini telah ada 2 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berjalan yakni Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning Mangkupadi dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk. Maka pembangunan infrastruktur lainnya juga kini dilakukan, salah satu peningkatan dan pembangunan jalan dan jembatan.
“Kita juga fokus melaksanakan pembangunan ke wilayah perbatasan, salah satunya ke Krayan dapat tembus maka kita terus berupaya jalan tersebut dapat segera digunakan oleh masyarakat,” ujar Zainal kepada benuanta.co.id pada Selasa, 24 Oktober 2023.
Hal ini supaya distribusi sembilan bahan pokok (Sembako) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke masyarakat dapat terpenuhi. Tidak sampai disitu, pembangunan jalan ke wilayah perbatasan menjadi salah satu prioritas utama di tahun 2024 mendatang untuk diselesaikan.
“Yang menjadi PR (pekerjaan rumah) saya di usia 11 tahun ini adalah konektivitas antar wilayah di Provinsi Kaltara, target utama saya Malinau Krayan. Mudah-mudahan fungsional tahun 2024,” tuturnya.
Alasannya sendiri, tahun 2023 dirinya telah melihat langsung jalan ini belum dapat digunakan dengan baik. Walaupun begitu pihaknya yakin dapat segera tuntas.
“Begitu juga jembatan yang menghubungkan ke Binuang yang berupa jembatan gantung akan ditingkatkan. Lalu jembatan Semamu yang kemarin hanyut tahun ini Insya Allah selesai dikerjakan,” paparnya.
Lanjutnya, dengan baiknya jembatan ini akses Malinau Krayan maka akses masyarakat dapat terhubung dengan baik. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Nicky Saputra







