Selumit Pantai jadi Pilot Project KBDN

benuanta.co.id, TARAKAN – Dikenal sebagai pusatnya orang menggunakan dan pengedar narkotika di Kota Tarakan, Kelurahan Selumit Pantai dijadikan pilot project sebagai Kampung Bebas Dari Narkoba (KBDN).

Hal ini atas inisiasi Polres Tarakan dan Pemerintah Kota Tarakan yang menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Lurah Selumit Pantai, Rahmat Kartolo menjelaskan sosialisasi yang dilakukan oleh pihaknya bersama Polres Tarakan berdampak besar, kini masyarakatnya mulai sadar dan terlibat dalam memerangi narkoba.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Imbau Warga Jaga Imunitas dan Terapkan PHBS di Musim Pancaroba

“Kami memiliki warga sebesar 20 ribu jiwa yang kini mulai terlibat dalam mendukung program KBDN,” ungkap Rahmat Kartolo kepada benuanta.co.id, Kamis, 14 September 2023.

Selain narkoba, yang fokus diberantas di 28 RT adalah masalah kenakalan remaja. Pihaknya pun melibatkan semua unsur untuk melaksanakan pembinaan.

“Kami di sini sudah bentuk karang taruna, ada posyandu remaja dan ada pembinaan supaya mereka teralihkan ke hal-hal positif salah satunya pengolahan kopi,” ujarnya.

Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona Siregar melalui Kasat Resnarkoba Polres Tarakan, IPTU Gian Evla Tama menuturkan selama KBDN berdiri setidaknya sudah ada 5 kali pengungkapan petugas.

Baca Juga :  Pemkot Tarakan Lakukan Penyesuaian Jam Kerja dan Pelayanan Masyarakat Selama Ramadan

“Ada 5 LP dan ada 4 orang yang kita rehab yang bekerja sama dengan BNN,” sebut Gian.

Pemilihan Kelurahan Selumit Pantai pasalnya selama ini wilayah tersebut rawan sehingga lazim disebut sebagai sarang narkoba. Oleh karenanya dibentuklah posko KBDN.

“Ini sarangnya, dengan adanya posko di sini maka kita lebih jelas memerangi narkoba,” bebernya.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Muhammadiyah Tarakan Gelar Tarhib Penguatan Spiritual Umat

Agar lebih dekat dengan masyarakat maka dibentuk program GAPLEK akronim dari Gerakan Asistensi Polisi Lewat Edukasi, kemudian dari Satresnarkoba Polres Tarakan membentuk lagi program turunan yakni BALAK ENAM atau Bersama Lawan Kejahatan Terhadap Narkoba di Masyarakat.

“Awalnya diinisiasi oleh Kapolres berkeliling ke poskamling atau ke RT-RT setelah ramai akhirnya masyarakat sering mengundang main gaplek di sini diisi dengan melakukan sosialisasi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *