benuanta.co.id, TARAKAN – Salah satu ibu hamil korban kebakaran beberapa waktu lalu dilarikan ke rumah sakit karena hendak melahirkan pada Rabu, 5 Juli 2023.
Kepala BPBD Tarakan, Yonsep mengungkapkan, sudah mendapatkan informasi dari tim medis jika salah satu pengungsi yang merupakan ibu hamil akan melahirkan.
“Memang ada satu pengungsi kita tapi dia tidak tinggal di sini, dia tinggal sama keluarganya. Dan memang sudah waktunya melahirkan, 9 bulan (lewat) beberapa hari begitu,” terang Yonsep, Rabu (5/7/2023).
Tidak adanya penanganan khusus yang dapat dilakukan oleh tim medis posko pengungsian SDN 019 untuk persalinan pihaknya pun merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).
“Karena sudah sakit seperti itu karena di sini tidak ada penanganan khusus maka dirujuk ke RSUKT,” terangnya.
Tak hanya itu, salah satu ibu hamil yang berusia 4 bulan merupakan pengungsi di luar posko juga dirujuk ke Puskesmas Karang Rejo untuk melakukan kontrol kandungan.
“Setelah dipantau dari kesehatan kita perawat dan dokter melihat dari bukunya itu sudah jadwal kontrol, di antara ke puskesmas Karang Rejo jadi semuanya baik-baik saja saja,” ungkapnya.
Disinggung mengenai administrasi rujukan para korban, Yonsep mebeberkan jika tidak ada masalah mengenai hal tersebut. Bahkan pihaknya sudah mengurus segala administrasi yang diperlukan oleh korban saat dirujuk.
“Nggak ada masalah, malah responnya dari kemarin dipantau terus yang ibu hamil itu,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







