benuanta.co.id, NUNUKAN – Ambruk lantaran tanah longsor, hingga kini akses utama berupa jembatan penghubung Krayan Selatan dan Krayan Tengah masih rusak.
Camat Krayan Selatan Oktavianus Ramli mengungkapkan, meski sudah beberapa hari terakhir ini daratan tinggi Krayan sudah tak diguyur hujan, namun diakuinya aktivitas masyarakat di sana tetap terhambat sebab akses jalan utama yang dilalui untuk membawa pasokan bahan pokok dari Krayan Induk tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Sebenarnya di sini sudah tidak hujan lagi, tapi beberapa jembatan itu rusak karena longsor, bahkan jembatan yang jadi penghubung utama dua Kecamatan ini sampai saat ini belum ada perbaikan,” kata Oktavianus kepada benuanta.co.id, Senin (26/6/2023).
Diungkapkannya, meski sudah hampir sepekan rusak, namun akses yang merupakan jalan Provinsi ini tak kunjung mendapat perhatian perbaikan dari pihak Pemerintah Provinsi Kaltara.
Bahkan, sejumlah aktivitas pengangkutan pasokan bahan pokok dari Krayan Induk terpaksa ikut terhambat sebab jalanan yang harus dilalui rusak di beberapa titik jalan.
“Rencana 6 Juli ini ada kegiatan masyarakat di Krayan Tengah, tapi karena jembatan ini rusak parah dan tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat, rencananya dalam Minggu ini kita bersama dengan masyarakat setempat akan membuat jembatan darurat, semoga saja bisa dilalui mobil,” ungkapnya.
Oktavianus mengatakan, pihaknya berharap pemerintah Provinsi Kaltara dapat membantu melakukan perbaikan pada jembatan penghubung dua Kecamatan ini.
“Ini kan jalan Provinsi, makanya kita berharap pihak Provinsi bisa membantu melakukan perbaikan,” tandasnya.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







