benuanta.co.id, TARAKAN – Diduga karena cuaca buruk, dua orang nelayan pukat kurau dilaporkan tenggelam saat melaut pada Ahad, 25 Juni 2023 sekira pukul 23.00 WITA. Beruntung, keduanya selamat lantaran terdapat kapal batu bara yang ada di Perairan Bunyu.
Keluarga korban yang belum diketahui identitasnya itu melaporkan kejadian ini kepada Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kaltara, Rustan sehingga ia meminta bantuan kepada petugas untuk mengevakuasi anggotanya tersebut.
“Tadi pagi saya laporkan ke petugas. Kejadiannya di perairan Bunyu jauh dari Tarakan sekitar 1 jam,” katanya saat dihubungi, Senin (26/6/2023).
Kedua korban merupakan warga Kelurahan Lingkas Ujung RT 8 yang sengaja pergi melaut di waktu tersebut. Saat ini keduanya masih dalam proses evakuasi dari pihak Satrol Lantamal XIII Tarakan.
“Pakai dompeng saja semalam. Kayaknya dompengnya tenggelam,” imbuhnya.
Rustan mengatakan sementara ini ia masih berupaya mencari tahu identitas korban sembari mengupayakan terlebih dahulu untuk proses evakuasi. Sejak pagi tadi, ia telah melaporkan bahwa korban berada di atas kapal TB 2008 batu bara, sehingga pihak Satrol Lantamal XIII Tarakan langsung menuju lokasi guna melakukan evakuasi.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan cuaca di wilayah Bulungan yang mencakup area Tanjung Palas, Sekatak dan juga Bunyu. Peringatan cuaca yang dikeluarkan pun berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







