benuanta.co.id, SULSEL – Ribuan personil dari Polda Sulsel akan disiagakan dalam pengamanan jelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Setidaknya 4.840 personil dikerahkan untuk kenyamanan beribadah umat kristiani dan masyarakat melakukan liburan akhir tahun
Dari 4.840 personel tersebut, terdiri dari 2.429 personel Polri, dan 2.151 Instansi terkait. Selain Instansi Pemerintah, Polda Sulsel akan menggandeng tokoh-tokoh agama dan masyarakat untuk turut berperan menjaga kondusifitas Nataru.
Pelaksanaan Operasi Lilin tersebut, akan berlangsung selama 10 hari, mulai dari (24/12/2022) hingga (2/1/2023). Adapun sasaran Operasi Lilin nantinya akan menyasar tempat-tempat ibadah, khususnya umat Kristiani. Begitu juga tempat-tempat keramaian seperti, pasar, pusat perbelanjaan dan lokasi wisata.
“Kita akan melakukan pengamanan. Artinya orang-orang yang beribadah dari umat Kristiani dan juga masyarakat yang akan melakukan liburan,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana melalui keterangan tertulisnya, Kamis, (22/12).
Sementara Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo berharap umat kristiani bisa merayakan hari natal penuh Kebahagiaan. Dia juga mengamini perayaan tersebut berlangsung aman.
“Pertama kita menyampaikan selamat natal kepada Umar Kristiani, yang merayakan. Tentu pelaksanaan Natal 2022 ini berlangsung tertib, lancar, kondusif dan betul – betul saudara kita bisa merayakan bahagia. Tentu kita memberikan ruang yang sama,” harapnya.
Dia juga mengapresiasi aparat kepolisian yang telah menjalankan tugasnya cukup baik di Makassar. Sehingga mampu menghadirkan kenyamanan bagi umat kristiani menjalankan ibadah natal.
“Pemangku kebijakan semoga saudara kita bisa menjalankan tugasnya,” pinta Legislator NasDem ini menandaskan.
Didamping itu, Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Sulsel juga menyiagakan personel dan perlengkapan untuk kesiapsiagaan pada beberapa titik di daerah untuk pelaksanaan Siaga SAR Nataru.
“Siaga SAR ini dilaksanakan selama 16 hari, dari 19 Desember 2022 sampai 3 Januari 2023” kata Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi dalam keterangannya.
Dia mengatakan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilaksanakan serentak di semua wilayah di Indonesia sesuai arahan pimpinan Basarnas pusat.
Peningkatan kesiapsiagaan ini, kata dia, sebagai upaya persiapan penanganan bencana, mengingat menghadapi perubahan cuaca ekstrem pada akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023 yang cukup tinggi.
“Sebab, puncak arus mudik Natal diperkirakan pada 23 sampai 24 Desember 2022 dan puncak arus balik tanggal 25 sampai 26 Desember 2022, makanya disiagakan personel,” ujar Djunaidi.(*)
Penulis: Akbar
Editor: Ramli







