benuanta.co.id, SULSEL – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Rusdi Masse Mappasessu (RMS) memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Sidak tersebut buntut hilangnya 500 ton beras.
Maka untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa, RMS menganggap perlu ada regulasi yang ketat.
“Ini harus diperketat, regulasi, sistem, sehingga tidak terjadi lagi baik di Sulawesi Selatan sendiri maupun di daerah-daerah lain,” ujar Rusdi Masse kepada wartawan setelah melakukan sidak, Sabtu kemarin, (17/12).
Menurut RMS, sidak tersebut sekaligus untuk mendapatkan langsung penjelasan dari Perum Bulog mengenai kasus hilangnya 500 ton beras.
“Kami sudah mendapatkan klarifikasi baik dari direksi maupun kanwilnya, seperti apa yang disampaikan tadi bahwa memang ini ada oknum yang melakukan pencurian, sehingga terjadi hilangnya beras 500 ton,” katanya.
Diketahui, kasus hilangnya 500 ton beras di gudang Bulog Pinrang sempat menyita perhatian publik. Bahkan Kejati Sulsel telah menetapkan tersangka, yakni rekanan dari CV Sabang Merauke Persada (SMP) Irfan.
Penetepan tersangka itu dilakukan Kejati atas bukti yang telah dikumpulkan. Sertai diperkirakan menimbulkan kerugian negara sekitar Rp5,4 miliar.
Reporter: Akbar
Editor: Yogi Wibawa







