Laka di Pulau Keciak, Korban Diduga Terjatuh Karena Gelombang Speedboat

benuanta.co.id, TARAKAN – Tim penyelamatan gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban Nasyudin atau Pakcik Ali alias Udin, diduga mengalami laka dan terjatuh di perairan muara Bulungan tepatnya di Pulau Keciak.

Saat dikonfirmasi, Kasi Ops dan Kesiapsiagaan Basarnas Tarakan, Dede Hariana menguraikan kronologis dugaan jatuhnya Nasyudin atau Pakcik Ali alias Udin.

Pada hari Jumat, 16 Desember 2022 sekira jam 15.15 WITA, Andi dan Nasyudin atau Pakcik Ali alias Udin berangkat dari kota Tarakan menuju ke pertambakan sungai Maluku dengan menggunakan ketinting.

“Dimana Nasyudin sebagai motoris selanjutnya pada saat diperairan laut sebelum lampu merah muara Tanjung Selor ketinting, sebutnya.

Baca Juga :  Ombudsman Angkat Bicara Wacana Pusat Pemerintahan Tarakan Pindah ke Wilayah Utara

Setelahnya terdapat speed reguler dari arah kanan yang akhirnya membuat gelombang sehingga ketinting tersebut goyang.

Lalu, Andi yang saat itu posisi duduknya di bagian lambung depan tidak mendegar lagi suara ketinting dan melihat ke belakang ke arah Nasyudin atau Pakcik Ali alias Udin bersama dengan mesin ketinting nya sudah tidak ada selanjutnya.

“Andi lompat ke laut untuk mencari dan sempat meminta bantuan nelayan trol namun tidak menemukan korban,” ungkap Dede.

Saat ini, pencarian terhadap korban telah memasuki hari kedua, namun proses pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada esok hari. Pada pencarian kali ini tidak hanya melibatkan tim gabungan namun terdapat pula keluarga dan masyarakat sekitar yang turut mencari.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

Terpisah, Kasat Polair Polres Tarakan IPTU Jamzani juga telah mengerahkan personelnya dalam pencarian ini. Pihaknya mengerahkan personel sebanyak 4 orang dengan satu speedboat 40 PK untuk membantu proses pencarian.

“Tadi malam ada laporan awal di tempat kita, ya kita himbau aja ke nelayan juga karena cuaca kurang bagus harus ada persiapan juga seperti pelampung,” ujarnya.

Pada laka ini, lagi-lagi korban tidak menggunakan pelampung saat melaut. Terlebih hanya menggunakan ketinting yang rawan terkena gelombang speed boat yang melintas.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Tarakan Diresmikan, Target Produksi Bertahap Hingga 2.000 Porsi

“Jangan terlalu menyepelekan juga, ini di muara Bulungan kejadiannya ya harusnya pakai pelampung meskipun hanya melaut mencari ikan,” tutupnya.

Adapun identitas korban sebagai berikut:

Nama : Nasyudin

Umur : 45 tahun

Jenis kelamin : Laki-laki

Alamat: Pasar Lingkas RT. 2 RW. 1 No. 25 kel. Sebengkok kec. Tarakan tengah kota Tarakan

Ciri ciri :

Menggunakan baju biru lengan panjang, celana pendek warna biru, topi warna coklat, tas selempang berwarna cokelat. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *