benuanta.co.id, BULUNGAN – Pastikan semua kegiatan proyek berjalan lancar di akhir tahun ini, Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) rutin ke beberapa proyek pembangunan yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Wagub Kaltara Yansen TP mengatakan pihaknya yang menangani bidang pengawasan memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan. Kata dia, evaluasi penting dilakukan terlebih kegiatan yang ada di akhir tahun agar bisa dilakukan dengan baik, agar nantinyabisa dilanjutkan di tahun mendatang.
“Monitoring kegiatan ini tujuannya agar pekerjaan lebih maksimal,” ucapnya, Senin 14 November 2022.
Dia mengatakan terlebih kegiatan yang menggunakan APBN, harus berjalan baik di lapangan. Pasalnya berkenaan dengan tugas pokok Gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat, sehingga tidak dapat diabaikan bahwa pekerja di lapangan harus terus diberikan motivasi.
“Salah satunya jalan Bulungan Berau yang kita kunjungi, sebelumnya viral karena adanya pekerjaan. Masyarakat juga ingin tahu apa permasalahannya, dengan kunjungan ini kita dapat menjelaskan sehingga masyarakat tidak memiliki pandangan miring terhadap kinerja pemerintah,” jelasnya.
Khususnya untuk paket pekerjaan preservasi Jalan Batas Bulungan – Tanjung Selor, beberapa ruas dilakukan metode Cut and Fill atau pengerukan jalan yang posisinya berada di medan gunung agar landai, pihaknya menilai Cut and Fill dilakukan agar penggunaan jalan lebih maksimal.
“Tujuan memotong gunung itukan penggunaan supaya lebih maksimal, pemotongan gunung juga agar tidak ada kendala beban saat kendaraan menanjak,” tuturnya.
“Apa yang dilakukan oleh Kementerian PUPR ini saya pikir bentuk maksimalisasi dari proses mobilisasi pembangunan baik orang maupun barang,” bebernya.
Metode Cut and Fill sendiri merupakan salah satu cara agar lalu lintas kendaraan menjadi lancar. Terlebih untuk mobilitas pengangkutan barang dari luar untuk masuk ke Kaltara lebih cepat dan mudah, sehingga kebutuhan bahan pokok di Bulungan terpenuhi, sehingga tidak ada kejadian inflasi barang meningkat.
“Ini adalah standar dari PUPR (pemotongan gunung), saya sendiri baru paham dengan baik kenapa dilakukan pemotongan gunung, tujuannya supaya mobil besar lebih maksimal kalau tidak maksimal maka distribusi barang tidak lancar,” pungkasnya.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







